Berita

Anton Sihombing (kanan)/RMOL

Politik

Sudah 12 Tahun, Tidak Ada Anggaran Perawatan Dan Pengamanan Gedung DPR

KAMIS, 18 OKTOBER 2018 | 17:23 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Insiden peluru nyasar di ruang kerja DPR yang bisa mengancam keselamatan jiwa wakil rakyat dan pegawai yang bekerja di komplek Parlemen menuntut perbaikan sarana dan prasarana.

Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR, Anton Sihombing menilai hal itu sudah lama dibahas secara internal, namun di sisi lain pemerintah belum memiliki sikap keberpihakannya terhadap fasilitas DPR.

"Kita kecewa kepada pemerintah, masak anggaran buat perawatan dan pengamanan saja tidak diberikan," ujar Anton di Komplek DPR, Jakarta, Kamis (18/10).


Sambung Anton yang berasal dari Fraksi Golkar itu, DPR sudah memohon melalui Banggar untuk mempertimbangkan hal ini. Pasalnya ini menyangkut keamanan anggota dewan.

"Ini objek vital jadi harus dipikirkan lah. Jadi pemerintah ini pelit sekali," tegasnya.

Terkait insiden peluru nyasar, Anton memandang bahwa kaca film antipeluru itu bukan sesuatu yang istimewa. Dia melihat sudah banyak gedung pemerintah yang menggunakan itu bahkan dari bawah hingga atas.

"Ini sudah 12 tahun lalu diajukan dan ini bukan yang istimewa. Gedung pemerintah saja dari lantai satu sudah anti peluru. Bayangan saja eselon 8 saja sudah dilindungi, sementara kita belum," tandasnya. [rus]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya