Berita

Politik

Ade Supandi: Kita Masih Miskin Dengan Buku Maritim

KAMIS, 18 OKTOBER 2018 | 10:57 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO


Indonesia memiliki bentang lautan sebesar 2/3 dari luas wilayahnya, secara sifat merupakan negara kepulauan yang bercorak maritim dalam kehidupan berbangsa dan bernegaranya. Namun aneh bila Indonesia masih kekurangan literatur-literatur maritim.

“Betapa miskinnya kita dengan buku-buku yang berisi maritim. Kalau dibandingkan negara lain, kita belum ada apa-apanya,” ujar mantan KSAL Laksamana TNI Ade Supandi saat meluncurkan 2 buku karyanya berjudul ‘Kasal Kedua Dari Tanah Pasundan dan ‘Fondasi Negara Maritim’ di Balai Samudra, Kelapa Gading, Jakarta, Kamis
(18/10).


Ade mencontohkan, Amerika Serikat para pimpinan angkatan lautnya gemar menulis buku sehingga negaranya yang bercorak kontinental justru kaya akan buku-buku maritim.

“Pimpinan angkatan laut di Amerika banyak menulis buku, saya dulu menggalakkan buat kita semua untuk nulis buku,” ungkapnya.

Dia pun mengakui, di tengah kesibukannya sebagai orang nomor satu di TNI AL dahulu, dirinya sempat menulis sebuah buku.

“Buku Fondasi Negara Maritim ini sudah cukup lama saya tulis. Dari tahun 2015 cuma karena kesibukan akhirnya baru selesai sekarang,” demikian Ade Supandi. [jto]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya