Berita

Fahri Hamzah/RMOL

Bisnis

Fahri: Pinjaman Buat Palu Dan Lombok Harga Sebuah Ego

SELASA, 16 OKTOBER 2018 | 16:44 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Skema yang ditawarkan oleh IMF dan Bank Dunia untuk rehabilitasi Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi Tengah ternyata dalam bentuk pinjaman.

Tawaran pinjaman sebesar Rp 15 triliun itu kini sedang dipertimbangkan oleh Kementerian Keuangan dan DPR.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah menilai hal itu bisa terjadi karena sikap ego dari pemerintah yang tidak menaikkan status bencana menjadi bencana nasional.


"Itu yang saya bilang, umumkan segera sebagai bencana nasional. Itulah harga sebuah ego akhirnya kita ngutang," ujar Fahri di Komplek DPR, Jakarta, Selasa (16/10).

Menurut dia, jika bencana Lombok dan Palu itu ditetapkan sebagai bencana nasional seperti Aceh ketika tsunami tahun 2004 lalu, maka sumbangan internasional akan mengalir.

Sudah otomatis dalam penetapan bencana nasional, sambung dia, pemerintah akan menerapkan open sky policy sehingga banyak negara dan lembaga internasional datang memberi sumbangan.

"Nah ini kan pemerintah nggak bikin open sky policy sehingga orang takut nyumbang. Karena orang takut nyumbang bahkan malah sebagian diusir akhirnya ngutang," tandas Fahri. [rus]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya