Berita

Peluru/Net

Pertahanan

Inilah Dua Peluru Yang Menembus Ruang Kerja Anggota DPR

SELASA, 16 OKTOBER 2018 | 11:55 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Dua peluru melesat ke dua ruang kerja anggota DPR RI di gedung Nusantara 1, Komplek Parlemen Senayan Jakarta, kemarin (Senin, 16/10).

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo menyebut peluru itu datang dari lapangan latihan tembak Perbakin seberang gedung tempat bekerja para wakil rakyat.

Mencekam, kedua peluru ini menembus kaca jendela ruang kerja anggota Komisi III DPR dari Fraksi Golkar, Bambang Heri Purnama, yang ada di lantai 13, serta ruang kerja anggota Komisi III DPR dari Fraksi Gerindra, Brigjen Pol (Purn) Wenny Warouw, yang ada di lantai 16. Untungnya, dua peluru itu tak mengenai penghuni gedung.


Cerita mengerikan muncul di ruang Bambang Heri Purnama, yang ada di lantai 13. Peluru menembus dinding gedung, bagian belakang jilbab seorang staf, dan kemudian berhenti di partisi ruangan. Kondisi peluru terbilang masih utuh .

Sedangkan di ruang Wenny Warouw peluru melintas di atas kepalanya dan tamu-tamunya, lalu terhenti di plafon. Bentuk peluru di ruang 1601 itu sudah tak jelas.

Penjelasan Ketua Pengurus Provinsi Perbakin DKI Jakarta, Irjen Pol Setyo Wasisto kedua peluru itu berkaliber 9x19 milimeter. Berasal dari satu senjata yang diletuskan seorang anggota Perbakin Tangerang Selatan berinisial I saat menjalani latihan di lapangan tembak seberang gedung DPR.

"Pelurunya kaliber 9mm akan diteliti lebih lanjut," kata Setyo.

Informasi yang diperoleh, kedua peluru itu identik, mempunyai 6 galangan dan 6 dataran dengan alur ke kanan. I, pria yang meletuskan tembakan, sedang mencoba senjata yang saat ditembakkan dalam setelan otomatis, sehingga arah tembakannya disebut tak terkendali. [jto]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya