Berita

Foto/Net

Politik

Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf Baper Dan Lucu

SENIN, 15 OKTOBER 2018 | 06:49 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Partai Gerindra menanggapi santai langkah Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin mempersoalkan kasus kebohongan Ratna Sarumpaet ke Bawaslu.

"Hehe, TKN Joko Widodo keliatannya baper ya," kata Wakil Ketua Umum Gerindra Arief Poyuono melalui pesan elektronik yang dipancarluaskan kepada redaksi, Senin (15/10).

TKN melaporkan kebohongan Ratna ke Bawaslu pada 4 Oktober 2018. Kasusnya kini didalami Bawaslu. Kamis (11/10) pekan lalu pihak TKN memenuhi panggilan untuk dimintai keterangan.


Arief menilai Tindakan TKN Jokowi-Ma'ruf malaporkan kasus kebohongan ratna sebagai sengketa pilpres sangat lucu. Apa yang disuarakan kubu Prabowo-Sandi, para politisi, aktivis dan juga pegiat LSM adalah upaya penegakan hukum sehingga bisa mengungkap dugaan kasus dugaan penganiayaan Ratna yang belakangan diakuinya sebagai rekayasa.

"Itu ditujukkan bukan untuk pasangan Jokowi-Ma'ruf sebagai capres dan cawapres," katanya.

Arief memberikan analogi kasus Ratna dengan seorang warga ingin menipu warga lainnya dengan membakar ban mobil di halaman belakang rumahnya. Dia  berteriak terjadi kebakaran. Sudah pasti secara spontan para tetangga akan berteriak kebakaran dan siap-siap memadamkannya.

"Apakah tindakan warga berteriak kebakaran merupakan teriakan hoaks dan masuk katagori berbuat Onar? Nah kesimpulannya, tolong semua pihak waras termasuk aparat hukum dalam menyingkapi kasus penipuan Ratna Sarumpet kepada para politisi, tokoh nasional, aktivis dan LSM," pintanya.[dem]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya