Berita

Ma'ruf Amin (Pojok Kanan) di Ponpes Krapyak/Net

Politik

Kunjungi Ponpes Krapyak, Ma'ruf Amin Bicara Politisasi Agama

MINGGU, 14 OKTOBER 2018 | 15:54 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Tak boleh melakukan politisasi agama demi kepentingan pemenangan politik di Pilpres 2019, tapi harus mengedepankan ketokohan dan program membangun Indonesia maju.

"Ya kita jangan membawa isu agama lah. Kita kan masyarakat Indonesia itu plural. Justru kita membawa bagaimana keutuhan bangsa itu kita jaga," kata calon Wakil Presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin, usai silaturahmi dengan para sesepuh Ponpes Krapyak Yogyakarta (Minggu, 14/10).

Kata Ma'ruf Amin, jauh lebih konstruktif bila yang dibicarakan adalah topik semacam pemberdayaan ekonomi masyarakat ke depan. Yaitu bagaimana masing-masing calon maupun pendukungan, punya program dengan target memajukan ekonomi masyarakat.


"Tak usah saling menjelekkan. Tak usah memaki-maki, mendiskreditkan. Masing-masing jualan programnya saja, jualan tokohnya saja," pungkas Kiai Ma'ruf.

Dalam kesempatan ini, Ma'ruf Amin bersilaturahmi kepada tiga sesepuh Ponpes Krapyak Yogyakarta. Sosok pertama yang dikunjungi Ma'ruf  Amin adalah KH Atabik Ali, Ketua Yayasan Ali Maksum, yang sedang sakit.

"Beliau itu menerima saya dengan sangat terharu. Beliau kawan saya dan dulu seangkatan dengan saya. Sering bertemu dalam perbincangan-perbincangan. Halakah-halakah keagamaan dengan teman-teman yang lain," papar Ma'ruf Amin.

Setelah itu, Ma'ruf Amin bersilaturahmi ke kediaman Nyai Ida Zainal Abidin, yang terletak tak sampai 100 meter dari kediaman Kiai Atabik di Kompleks Ponpes Krapyak. Nyai Ida diteman oleh Nyai Warsun ketika menerima Kiai Ma'ruf dan Istri, Nyai Wuri Estu Handayani.

Nyai Ida adalah istri dari KH Zainal Abidin Munawwir, sesepuh di Ponpes Krapyak. Ketika masih hidup, Kiai Ma'ruf mengaku Kiai Zainal sering halaqah dengan dirinya. Sementara Nyai Ida banyak berhubungan dengannya dalam aspek pengembangan ekonomi syariah.

Terakhir, Ma'ruf Amin bersilaturahmi ke kediaman cucu pendiri Ponpes Krapyak KH Al Munawwir, yakni KH Najib Abdul Qodir. KH Najib adalah salah seorang Rais Syuriah di PB NU.

"Jadi saya bertemu dengan sahabat saya, kolega saya, dengan pengasuh pondok pesantren," kata Kiai Ma'ruf, yang juga pengasuh Pondok Pesantren An-Nawawi, Serang, Banten itu. [jto]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ketika Gerakan Sosial Baru Menggugat Tatanan Politik

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:15

Ada Demo Mahasiswa, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:00

Cegah Perpecahan, Bagusnya Gibran Mundur

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:38

Ada Indikasi Dendam Politik di Balik Wacana Pelengseran Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:24

Legislator PKB Serahkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Majalengka

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:01

Realisasi Investasi Hingga Kuartal III Sentuh Rp1.539 T

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Investasi Tembus Rp3.923 Triliun

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Ferry Juliantono Terpilih Jadi Presiden Syarikat Islam

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:53

Masyarakat Adat Wanam Merauke Butuh Pelatihan Pertanian Berkelanjutan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:45

BEM-KSI Gelar Silaturahmi ke PBNU dan Beri Apresiasi ke Gus Gudfan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:29

Selengkapnya