Berita

Sohibul Iman/Net

Politik

Presiden PKS: Jangan Terprovokasi, Mereka Ingin Kita Nangis Bombay Di Pemilu 2019

MINGGU, 14 OKTOBER 2018 | 10:30 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Jelang Pemilu 2019, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar konsolidasi akbar nasional yang dihadiri ribuan kadernya se-Indonesia di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Minggu (14/10).

Dalam kesempatan itu, Presiden PKS Sohibul Iman mengingatkan para kadernya dalam suasana seperti ini banyak pihak yang menginginkan PKS tidak mencapai target.

"Mereka ingin kita terpuruk, mereka ingin pada 17 April 2019 mendatang seluruh kader PKS pada nangis bombay," ujar Shohibul.


Maka dari itu Shohibul menegaskan agar kader PKS jangan terprovokasi dengan informasi-informasi yang menyudutkan partai.

"Jadi saat orang melakukan provokasi, bagi kita itu sudah biasa. InsyaAllah kader PKS tidak baperan," imbuhnya.

Dia menganggap wajar di setiap menjelang Pemilu. Pasalnya di pemilu sebelumnya, kata Shohibul, serangan ini sudah biasa dan lazim dilakukan oleh lawan politik.

Dia juga mengingatkan kepada seluruh kader, yang terpenting saat ini ialah memahami peran dan fungsi masing-masing serta tidak mudah terprovokasi oleh pihak lain.

“Yang terpenting kita paham peran kita. Biarkan orag bilang PKS tidak lolos Parliementary Treshold, biarkan itu, yang penting kita tahu di mana posisi kita. Antum sekalian harus solid," lantangnya.[wid]


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya