Berita

Arsul Sani/Net

Politik

PPP: Prabowo Hanya Bisa Kritik, Tidak Tawarkan Konsep

SABTU, 13 OKTOBER 2018 | 02:15 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

DPP PPP menilai sejauh ini kubu oposisi belum menawarkan kosep dalam membangun Indonesia ke depan.

Sekjen PPP Arsul Sani menjelaskan di negara demokrasi oposisi selalu menawarkan konsep.

Menurutnya distingsi atau daya pembeda antara pemerintah dengan yang di luar pemerintah hal yang wajar. Namun konsep yang membedakan oposisi tidak terjadi di Indonesia.


Menurutnya, pihak oposisi yang terdiri dari Partai Gerindra, PKS, PAN, Demokrat yang jadi bagian partai pengusung pasangan Capres-Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno hanya bisa mengkritik.

"Seharusnya bukan berhenti di hanya mengkritisi, menyalah-nyalakan, tapi tawaran konsep yang disampaikan. Semestinya seperti itu,"  ujar Arsul di gedung DPR, Jumat (12/10).

Dia pun menyinggung keteladanan Prabowo yang menurutnya juga tidak jauh beda dengan anak buah-anak buahnya. Tukang kritik. Prabowo hanya bisa nyinyir dan mengkritisi pemerintah tanpa ada tawaran konsep yang jelas.

"Ini Pak Prabowo juga senada. Nada dasarnya sama dengan timnya begitu. Padahal yang ingin kita dengar itu kalau kebijakan ekonominya Pak Jokowi salah, terus seperti apa yang benar," ujar Arsul. [nes]


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya