Berita

Pangi Syarwi Chaniago/Rep

Nusantara

Pengamat: Jangan Jadi Pejabat Kalau Baper Dan Antikritik

JUMAT, 12 OKTOBER 2018 | 18:48 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Walikota Surabaya, Tri Rismaharini dianggap sebagai pejabat yang antikritik pasca videonya yang sedang memarahi seorang wartawan menyebar di media sosial. Praktis, walikota yang diusung oleh PDIP itu terkesan emosional dan baperan.

"Pejabat enggak boleh baper (bawa perasaan). Jangan jadi pejabat kalau baper dan antikritik," ucap pengamat politik, Pangi Syarwi Chaniago kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (12/10).

Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting itu kemudian mengatakan, tipe pejabat yang demikian kelihatan kurang memahami esensi politik dan kehidupan demokrasi saat ini.


"Enggak pernah kuliah teori demokrasi, civil society, gerakan politik dan seterusnya. Pejabat itu harus siap dikritik kalau ingin berhasil," selorohnya.

Dia menganggap jika saat ini ada pejabat atau kepala daerah yang tidak mau dikritik sama saja telah menghidupkan sistem feodalisme kembali di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara kita.

"Kalau antikritik itu sama saja sudah feodal. Sedangkan nilai dasar republika yaitu re artinya kembali, public artinya rakyat kembali mengawasi, itu sama artinya kepala daerah dikritik bagian dari pengawasan atau kontrol rakyat secara langsung," pungkas Ipang sapaan akrabnya. [rus]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya