Berita

Hukum

Seruan Khilafah Iringi Aksi Kawal Amien Rais Di Mapolda

RABU, 10 OKTOBER 2018 | 14:24 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Sistem khilafah turut disuarakan oleh peserta aksi kawal Amien Rais di depan Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (10/10).

Seruan itu didengungkan oleh elemen massa yang menamakan dirinya Gema Pembebasan. Kelompok ini diberi kesempatan oleh panitia aksi untuk berorasi melayangkan pandangannya.

"Salam pembebasan, salam kemuliaan, Rezim represif anti Islam, rezim penuh dengan kegagalan. Bicara tentang hoax dan kebohongan-kebohongan justru produsen terbaik adalah kerjaannya rezim Jokowi-JK," ujar Korlap Aksi dari Gema Pembebasan, Ricky Fatammazaman.


Usai menyinggung pemerintah dan masalah Amien, Ricky masuk ke cita-cita perjuangannya untuk membangun sistem khilafah.

"Kita sedang menawarkan sebuah sistem besar yakni sistem Islam. Kita akan perjuangkan khilafah. 2019 ganti sistem dan haram pilih pemimpin ingkar janji dan munafik," tegas dia.

Dia menyinggung ketika bendera berlafal Laa Ilaaha Illallah dianggap sebagai anti NKRI, radikal dan memecah belah. Padahal menurut dia, Indonesia merdeka karena kalimat ini.

"Kalau PKI dianggap lumrah, ketika bicara khilafah dianggap pecah belah, padahal kita mau satukan umat di seluruh dunia," pungkasnya. [rus]

Mantan Ketua MPR, Amien Rais memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya terkait kasus hoax seniman, Ratna Sarumpaet, Rabu (10/10).

Amien datang ke Mapolda Metro Jaya didampingi anaknya, Hanafi Rais dan Hanum Rais serta beberapa politisi PAN seperti Drajad Wibowo dan Eggi Sudjana. [rus]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya