Berita

Politik

Nuansa Kampanye Selimuti Orasi Kawal Amien Rais Di Mapolda

RABU, 10 OKTOBER 2018 | 13:21 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Sejak pukul 10.00 pagi tadi, ratusan masa pengawal pemeriksaan tokoh bangsa, Amien Rais di depan Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (10/10), terus berorasi menuntut keadilan.

Para orator silih berganti dari berbagai elemen masyarakat yang turut mengawal politisi senior PAN tersebut.

Namun, kebanyakan dari para orator yang berorasi ujung-ujungnya menyeret ke kontestasi Pilpres 2019.


Misalnya seperti yang disampaikan oleh seorang ustazah dari Barisan Emak-Emak Militan (BEM). Sejak awal berorasi ustazah yang akrab disapa Aftah itu sudah menyinggung masalah ekonomi.

"Lihat sekarang harga-harga pada naik, kita para emak-emak merasakan betul kesulitan sekarang. Ini pemerintah Jokowi sudah gagal mensejahterakan rakyatnya," ujar Aftah.

Selanjutnya, baru dia masuk ke persoalan yang menimpa Amien Rais. Menurutnya pemerintah tidak mengerti dengan makna hoax.

"Masak pemerintah dan polisi tidak mengerti apa itu hoax, kalah sama kita para emak-emak," tegasnya.

Di akhir orasinya, dia menegaskan agar pada Pilpres mendatang untuk memilih presiden yang berani, tegas dan peduli kepada rakyatnya.

"Ingat ibu-ibu, 2019 kita pilih Prabowo-Sandi. Gunakan hartamu sekarang untuk berjuang menangkan Prabowo-Sandi," tandasnya.

Politisi senior PAN, Amien Rais memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya terkait kasus hoax seniman, Ratna Sarumpaet.

Amien datang ke Mapolda Metro Jaya didampingi anaknya, Hanafi Rais dan Hanum Rais serta beberapa politisi PAN seperti Drajad Wibowo dan Eggi Sudjana. [rus]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya