Berita

Massa Pendukung Amien Rais/Net

Hukum

Massa Pendemo Ingatkan Polisi Kasus Sukmawati Dan Viktor Laiskodat

RABU, 10 OKTOBER 2018 | 11:33 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Ratusan massa dari Persaudaraan Alumni 212 (PA212) menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolda Metro Jaya.

Dalam aksinya, massa menolak pemeriksaan penasehat mereka yakni Amien Rais dalam kaitannya kasus berita hoax Ratna Sarumpaet dan mengungkit kasus-kasus lama.

"Kami hanya ingin pastikan Pak Amien tidak diproses hukum. Padahal kita ingat kasus Sukmawati, penyiramannya Novel Baswedan, penyerangan Hermansyah dan ucapan Viktor Laiskodat yang belum diproses,” ujar Waketum PA 212 Ustaz Asep Sarupudin di depan Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (10/10).


Sehingga, para pendemo melihat kepolisian bertindak tidak adil kepada warga negaranya apalagi terhadap seorang tokoh nasional yang memiliki pengaruh di negeri ini.

“Pak Amien tidak mengetahui jika Ratna Sarumpaet sedang berbohong. Makanya salah sasaran ketika orang yang empati kepada Ratna dianggap penebar hoax," tutur Asep.

Kemudian Asep yang juga Ketua Aliansi Pergerakan Muslim (API) Jawa Barat tersebut mendesak agar kepolisian mengusut lagi kasus-kasus yang belum tuntas.

"Polisi jangan jadi alat rezim kekuasaan. Polisi harus adil. Lebih baik usut lagi kasus penyerangan Hermansyah dan penyiraman Novel Baswedan,” pungkas Asep. [jto]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya