Berita

Nusantara

Pemuda Indonesia Harus Bergerak Bersama Tangkal Hoax

SELASA, 09 OKTOBER 2018 | 18:47 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pemuda Indonesia diharapkan tidak mudah termakan informasi bohong alis hoax. Genarasi milenial harus bergerak bersama menangkal hoax.

Demikian disampaikan Deputi II Kemenpora, Asrorun Niam dalam diskusi Pemuda Mengkaji: Hoax dan Masa Depan Pemuda di kantor Kemenpora, Jakarta, Senin kemarin (8/10). Diskusi dihadiri 50-an peserta yang berasal dari organisasi kepemudaan, mahasiswa dan juga penggiat media sosial.

"Presentase peningkatan hoax dari lembaga penelitian menjelaskan bahwa tiga bulan terakhir ada peningkatan drastis. Dari data ini, tingkat informasi hoax harus bisa dikurangi," ujar Niam dalam keterangannya sore ini.


Terlebih, di era sekarang ini yang masyarakatnya sangat bergantung kepada gadget dan banyak menghabiskan waktu untuk berinteraksi di media sosial, harusnya bisa lebih bijak menyaring informasi.

"Melalui kegiatan ini, kami berharap mereka yang menjadi lini depan di organisasi masing-masing, bisa turut menghambat info hoax. Minimal, tidak turut menyebarkan, apabila tidak bisa mencari bukti kebenaran dari informasi ini," tutur Niam.

Sementara itu, pembicara lain yaitu artis Olivia Zalianty menjelaskan, langkah cek dan ricek terhadap informasi yang didapatkan bisa dilakukan terlebih dulu.

"Kembali ke diri kita masing-masing juga. Jangan mudah terprovokasi info, kalau ragu, jangan turut menyebarkannya karena khawatir itu adalah hoax," ucapnya. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya