Berita

Mahasiswa IAIN Purwokerto Praktik Ilmu Tata Negara Di MPR

SELASA, 09 OKTOBER 2018 | 15:43 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Sekretaris Jenderal MPR RI, Ma'ruf Cahyono mengapresiasi kunjungan 74 mahasiswa Jurusan Hukum Tata Negara Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah ke Komplek Parlemen, Jakarta.

"Ini kunjungan ilmiah ke MPR dengan tujuan untuk mendapat tambahan ilmu," kata Ma'ruf, Selasa (9/10).

Ilmu yang digeluti selama di kampus, menurut Ma'ruf akan lebih bermakna ketika mereka hadir langsung ke lembaga-lembaga negara terkait agar bisa melihat bagaimana posisi tata negara dalam praktiknya.


"Saya kira ini satu kegiatan yang baik dan diperlukan terutama bagi mereka yang mau skripsi," paparnya.

Dengan hadir di MPR, Ma'ruf yakin kunjungan itu dapat mempertajam analisa dan memperluas cakrawala pandang mahasiswa terkait hukum tata negara ke depan.

Diakui kunjungan itu juga sebagai salah satu bentuk Sosialisasi Empat Pilar. Dalam pertemuan di Ruang GBHN, Gedung Nusantara V, bahasan yang dikupas juga menyinggung soal Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal IKa.

"Kita sering menerima dari lembaga pendidikan mulai sejak PAUD hingga kelompok strategis," ungkapnya.

Dalam pertemuan, Ma'ruf memaparkan dalam era reformasi, UUD Tahun 1945 mengalami perubahan. Perubahan yang ada oleh MPR Periode 2004-2009 disosialisasikan bersama Ketetapan MPR. Dalam masa itu ada masukan terhadap sosialisasi terkait dinamika yang terjadi di masyarakat. Masyarakat ingin tak hanya UUD NRI Tahun 1945 dan Ketetapan MPR yang disosialisasikan namun juga Pancasila, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Pancasila disebut penting disosialisasikan sebab selepas reformasi, hal-hal yang terkait ideologi bangsa seperti Penataran P4, BP7, dan PMP dihapus. Dari sinilah masyarakat merasa bahwa penanaman Pancasila perlu. Untuk itu, menurut Ma’ruf Cahyono, MPR melakukan inisiatif melakukan Sosialisasi Empat Pilar. Dari apa yang dilakukan oleh MPR, diakui mampu menumbuhkan lembaga-lembaga lain untuk melakukan hal yang serupa.

"Sekarang ada BPIP," ungkap Ma'ruf.

Kesadaran masyarakat akan arti pentingnya Pancasila diakui tak hanya menumbuhkan banyaknya lembaga yang mensosialisasikan namun juga tumbuh kesadaran masyarakat mendiskusikan dan membincangkan Pancasila.

"Ini sebuah kemajuan bahwa Pancasila harus terus menerus dihidupkan dalam masyarakat," paparnya.

Ma'ruf menyebut metode sosialisasi yang dilakukan oleh MPR sangat beragam. Disebut ada TOT, outbond, lomba cerdas cermat, FGD, bahkan juga melibatkan Ustad Abdul Somad. Dirinya merasa amannya Indonesia tak lepas dari suksesnya internalisasi Pancasila.

"Untuk itu mari kita internalisasikan Pancasila dalam keseharian," ajak pria asal Banyumas itu.

Pendamping mahasiswa, Dr. Ridwan, menyebut acara itu sangat luar biasa. Bisa mendapat tambahan ilmu kuliah sebanyak 4 SKS. Pemaparan dari Ma'ruf diakui menjadi inspirasi terutama bagi mahasiswa Semester V.

"Untuk itu kami mengucapkan terima kasih atas sambutannya," pungkas Wakil Dekan I FH IAIN itu.

Kabiro Humas Setjen MPR Siti Fauziah dalam kesempatan yang sama menuturkan bahwa kunjungan dari mahasiswa berjaket hijau itu sangat bagus apalagi ilmu yang digeluti sesuai dengan tugas MPR. Kunjungan yang diadakan diakui sangat penting bagi mahasiswa terutama yang hendak skripsi.

"Saat bermanfaat apalagi Pak Sesjen menyampaikan dengan lugas. Ilmunya yang didapat bermanfaat untuk ke depan," ujar Siti Fauziah. [rus]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

IRGC: Jika Netanyahu Masih Hidup, Kami Akan Memburunya

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:44

Benarkah Membalik Pakaian Saat Dicuci Bikin Baju Lebih Awet?

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:24

Kantor PM Israel Bantah Rumor Netanyahu Tewas

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:12

KPK Isyaratkan Tersangka Baru dari Pihak Swasta di Skandal Kuota Haji

Minggu, 15 Maret 2026 | 14:40

KPK Endus Modus THR ke Forkopimda Terjadi di Banyak Daerah

Minggu, 15 Maret 2026 | 14:02

Zelensky Tuduh Rusia Pasok Drone Shahed ke Iran untuk Serang AS

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:51

LPSK Beri Perlindungan Darurat untuk Aktivis KontraS Korban Teror Air Keras

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:41

Trump Minta Tiongkok hingga Inggris Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:27

Serangan ke Aktivis Tanda Demokrasi di Tepi Jurang

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:20

KPK Bongkar Dugaan THR untuk Polisi, Jaksa, dan Hakim di OTT Cilacap

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:15

Selengkapnya