Berita

Nanny Hadi Tjahjanto melayani korban pengungsi bencana di Sulawesi Tenggara/Puspen TNI

Nusantara

Ketum Dharma Pertiwi Makan Siang Bareng Korban Bencana Sulteng

SENIN, 08 OKTOBER 2018 | 03:51 WIB | LAPORAN:

Ketua Umum (Ketum) Dharma Pertiwi Nanny Hadi Tjahjanto mendatangi korban bencana gempa bumi dan tsunami di Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.

Kunjungan kerja sekaligus bakti sosial istri Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto tidak sendiri, Nanny didampingi Ketum Jalasenastri Manik Siwi Sukma Adji, Ketum Pia Ardya Garini Ayu Yuyu Sutisna, dan Wakil Ketum Kartika Chandra Kirana Dewi Tatang Sulaiman.
 
Rombongan tiba di Bandara Mutiara Sis Al Jufri Palu, Sulawesi Tengah, dengan menggunakan Pesawat Boeing 737-400 A-7306 TNI AU dari Lanud Halim Perdanakusuma, Minggu (7/10).


Kunjungan Nanny diawali dengan menjenguk korban bencana gempa di titik pengungsian Keluarga Besar TNI (KBT), tepatnya di halaman Masjid Asrama Juanda. Dalam kesempatan itu, Nanny dan rombongan memberi bantuan sembako kepada para pengungsi KBT.

Dalam kesempatan yang berbeda, aksi bantuan juga diberikan Ketum Dharma Pertiwi beserta rombongan di tempat titik pengungsian lain.

Nanny beserta para pengurus persatuan istri tiga matra TNI memberikan pelayanan makanan siap saji kepada para pengungsi korban bencana gempa di Lapangan Vatulemo dan di halaman Makodim 1306/Donggala Nanny beserta rombongan makan siang bersama korban bencana Sulteng.

Sebelumnya Nanny dan rombongan juga menyempatkan diri meninjau Pasar Inpres Manonda, Jalan Kunduri Balaroa dan Pasar Inpres Masomba, Jalan Tanjung Manimbaya, Kota Palu, Sulteng.

Adapun bantuan yang didistribusikan kepada para pengungsi korban bencana gempa bumi dan tsunami di Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, diantaranya solarsell enam koli, tenda lima set, mie instan 180 dus, air mineral ukuran sedang 150 dus, 200 selimut, pakaian wanita, bayi dan popok 40 koli, susu siap minum 60 dus, obat-obatan satu koli dan biskuit satu koli. [nes]
 

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya