Berita

Hunian sementara bagi korban gempa di Lombok/Ist

Nusantara

PKPU Human Initiative Serahkan 406 Rumah Senyum Untuk Korban Gempa Lombok

SENIN, 08 OKTOBER 2018 | 00:30 WIB | LAPORAN:

Meski perhatian publik saat ini tertuju pada bencana gempa dan tsunami yang melanda Sulawesi Tengah, namun upaya Lembaga Kemanusian PKPU Human Initiative untuk membantu pemulihan dampak gempa Lombok tetap berlangsung.

Salah satu adalah, sejak masa pemulihan, PKPU Human Initiative telah mencanangkan membangun seribu hunian sementara (huntara) bagi korban gempa Lombok.

"Saat ini, kami sudah menyelesaikan pembangunan 406 huntara dari seribu yang ditargetkan ditahap awal Agustus-September kemarin. Kami menyebutnya Rumah Senyum," terang Koordinator Tim Recovery Lombok PKPU HI, Ferry Suranto dalam keterangan tertulis yang diterima, Minggu (7/10).


Dari 406 Rumah Senyum tersebut, lanjutnya, 116 unit diantaranya berada di Kabupaten Lombok Utara dan 295 di kecamatan Sembalun, Lombok Timur. Proses penyerahannya telah dilakukan sejak kemarin.

"Insya Allah masih 168 huntara lagi yang akan dibangun," tambahnya.

Seperti diketahui dampak gempa bumi 7 SR yang terjadi berulang-ulang sejak akhir Juli lalu, mengakibatkan lebih dari 70 ribu rumah rusak, yang membuat 350 ribu jiwa terdampak dan sebagian besar mengungsi.

Menurut Ferry, dalam penanganan gempa Lombok, rencana aksi PKPU Human Initiative lainnya di bulan Oktober 2018 ini adalah distribusi logistik sebanyak 396 paket, distribusi peralatan masak dan peralatan kebersihan, distribusi air bersih dan tangki air.

"Kami juga akan membangun tiga unit Serambi Nyaman, lima unit MCK dan tiga sumur bor untuk tiga desa dan satu unit Sekolah Darurat," tutup Ferry. [nes] 

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya