Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Sosialisasi Pemilu Bagi Buruh Migran Masih Terkendala

MINGGU, 07 OKTOBER 2018 | 17:10 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Tahapan pemilu 2019 masih terkendala di beberapa bagian, salah satunya sosialisasi pemilu terhadap para buruh migran di luar negeri.

Menurut Wajid Fauzi dari Pokja Pemilu Luar Negeri, ada beberapa kendala yang menghambat proses sosialisasi pemilu kepada para buruh migran.

“Kita enggak bisa door to door, kita juga nggak bisa meng-endorse saat peraturan di sana tidak memungkinkan, yang kita mohonkan adalah tolonglah diizinkan datang pada saat pemilu,” kata Wajid saat ditemui di Kantor Bawaslu, Jakarta, Minggu (7/10).


Bagi Wajid, yang terpenting diizinkan melalui surat atau pos sudah cukup agar para buruh migran di luar negeri ini menggunakan hak pilihnya pada pemilu 2019 mendatang.

Wajid juga mengakui kendala di setiap negara berbeda-beda. Hal itu sesuai dengan pengalaman yang dilakukan pihaknya dalam beberapa tahun terakhir.

“Itu masing-masing-masing perwakilan berbeda, ada negara yang mau mengeluarkan surat, ada juga kementeriannnya yang tidak mau,” ungkapnya.

Belum lagi ditambah dengan kesimpangsiuran data jumlah buruh migran di luar negeri atau di suatu negara. Sehingga praktis hal itu kian menambah rumit proses sosialisasi

“Ya akhirnya sosialisasinya tidak mudah dilakukan,” tandas Wajid. [jto]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Hotel Bumi Wiyata Komitmen Penuhi Hak 104 Pekerja Sesuai Ketentuan

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:31

Sinopsis Reawakened Man, Kisah Pemuda yang Hidup Kembali Setiap 3 Hari

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:23

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus ATR/BPN ke Muktamar NU

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Komisi II Didorong Bentuk Pansus untuk Tindaklanjuti Putusan MK Terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:19

Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Ini Daftar Trofi dan Prestasinya

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:10

Kemenkop Buka Suara soal Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:02

8 Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat hingga Akhir 2026, Ada BSU hingga Beras 30 Kg

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:48

Mantan Kacab Jasindo Dipanggil KPK di Kasus Pencairan Komisi Fiktif PT Pelni

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:46

Deretan Pengusaha Rokok Kembali Diperiksa KPK di Kasus Bea Cukai

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:35

Selengkapnya