Berita

Nusantara

Aksi Agustinus Terbaru: Minta Ditangkap TNI Dan Polri

KAMIS, 04 OKTOBER 2018 | 20:09 WIB | LAPORAN:

Agustinus Woro kembali beraksi. Kali ini tower Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (Sutet) di Tugu Tani, Jakarta Pusat, yang dipanjatnya. Agus memasang dua spanduk di tower dekat Hotel Arya Duta itu.

Salah satu spanduk bertuliskan: 'Dirgahayu TNI, Kapolri dan Komnas HAM tangkap saya akan kuberi info pembunuhan misterius di Menteng, Jakpus'. Sekira dua meter di atas spanduk pertama, terpasang spanduk lainnya.

Agustinus memulai aksinya pada Kamis (4/10) pukul 10.00. Di puncak tower, Agus nampak mengibar-ngibarkan bendera Merah Putih.


Bukan kali ini saja Agus mempertontonkan aksi nekatnya di wilayah ibukota. Sebelumnya dia memanjat tower Sutet di Pasar Senen, Bendungan Hilir, Tanah Abang, Slipi, dan Pasar Rebo. Di tower sutet Pasar Rebo, Agustinus baru mau turun setelah ditemui mantan Ketua MK Jimmly Asshidiqie.

Aksi memanjat tower sutet dilakukan Agustinus sebagai protes lantaran tidak terima atas kematian keponakannya. Bagi Agus, penyebab kematian keponakannya tak wajar namun pelakunya tak kunjung terungkap.

Menerima informasi adanya aksi Agus, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan langsung bergerak ke lokasi. Namun mereka tidak melakukan upaya penyelamatan terhadap pria berusia 50 tahun itu.

"Kita hanya menurunkan spanduk provokatif saja. Sebab dia sudah biasa memanjat-manjat tower sambil membentangkan spanduk bernada provokatif," kata Kepala Seksi Operasional Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat, Syarifudin, di lokasi.

Syarifuddin menceritakan pengalaman buruk yang pernah menimpa anak buahnya. Mencoba mengevakuasi Agustinus di atas tower, anggotanya malah dipukul dengan besi dan nyaris disiram BBM.

"Dia bawa bensin, bawa besi. Suka melawan bahkan sempat ada yang dipukul. Jadi (cuekin saja) jangan diperhatiin," tutupnya.[dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya