Berita

Husendro/Net

Hukum

Demi Kemanusiaan, Pengacara Husendro Siap Dampingi Ratna Sarumpaet

KAMIS, 04 OKTOBER 2018 | 13:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Setelah Ratna Sarumpaet mengaku salah dan meminta maaf karena sudah berbohong terkait kabar penganiayaan yang dialaminya, tidak sedikit yang menjahui bahkan mencaci dan memperkarakan wanita 70 tahun itu.

Orang yang melakukan itu terhadap Ratna tidak hanya dari kubu Jokowi-Ma'ruf yang sering dia kritik, tapi orang-orang atau kelompok-kelompok yang selama ini respek terhadap ibu artis Atiqah Hasiholan itu.

Atas dasar itu, pengacara Husendro mengaku siap mendampingi aktivis kemanusiaan tersebut dalam masa-masa sulit seperti ini.


"Kalau Bu Ratna setuju, aku mau bantuin," kata Husendro kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (4/10).

Jelas dia, niat dan kesediaan mendampingi Ratna karena melihat dari sisi kemanusiaan.

"Ini kemanusiaan saja. Bagaimanapun beliau tokoh juga sejak dulu, banyak bantuin orang. Kalau hari ini ada sedikit masalah, ya janganlah ditinggalin," terang Husendro.

Dan alasan lain kenapa Husendro terpanggil mendampingi Ratna, dia ingin memastikan kasus ini berjalan di koridor hukum bukan politik.

"Jangan sampai diproses di luar hukum, misalnya politik. Terlepas salah atau benar, hak-hak hukum orang harus dibela. Sisi kemanusiaan yang kita bela," tuturnya.

"Jadi, kalau beliau mau, aku pada prinsipnya siap. Pilihan politik boleh beda tapi di atas politik ada kemanusiaan," tutup Husendro menambahkan. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya