Berita

Nusantara

Kondisi Palu Dan Donggala Sangat Parah, Beda Jauh Dengan Lombok

SELASA, 02 OKTOBER 2018 | 11:30 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Keadaan pelik yang terjadi di lokasi bencana gempa disertai tsunami Sulawesi Tengah cukup menjadi kendala. Mulai dari listrik padam, hingga akses jalan darat, udara dan laut yang sangat terbatas bagi masuknya bantuan.

"Memang kondisi di dua lokasi terdampak bencana utama, Palu dan Donggala, sangat parah. Dibandingkan kita beberapa hari masuk (pascagempa) di Lombok, memang sangat jauh (perbandingannya)," kata Manager Disaster Management Institute of Indonesia (DMII), Wahyu Novyan, Selasa (2/10).

"Palu memiliki penduduk sangat padat. Palu juga memiliki bangunan-bangunan tinggi sehingga destruksi akibat gempa sangat masif," lanjut Wahyu dalam konferensi pers dan pembukaan Pusat Informasi Gempa Palu.


Menurut Wahyu, hal tersebut menyebabkan akses dan komunikasi sangat sulit. "Teman-teman kami di lokasi hingga tiga hari pascagempa ini masih sulit dikontak, baik melalui jalur internet maupun telekomunikasi normal. Itu juga berpengaruh karena padamnya listrik," imbuhnya.

DMII terus memutakhirkan data jumlah pengungsi. Sebab ada empat kota dan kabupaten terdampak. Selain Palu dan Donggala ada Sigi dan Parigi Moutong yang memang terletak satu jalur dengan sesar Palu-Koro.

"Kemudian beberapa hasil kami turun ke lapangan, sudah disampaikan ke pemerintah setempat terkait potensi bencana dari sesar ini," jelas Wahyu. [rus]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya