Berita

Nusantara

Tim Evakuasi Polri Temukan 410 Jenazah, 8 Anggota Polri Masih Hilang

SABTU, 29 SEPTEMBER 2018 | 19:39 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

. Tim evakuasi Polri di Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah menemukan 410 mayat korban gempa dan tsunami. Sebanyak 97 diantaranya sudah teridentifikasi. Delapan anggota Polri belum ditemukan.

“Sudah ratusan mayat, di RS Bhayangkara telah dievakuasi 410 mayat. Yang sudah diidentifikasi 97 jenazah, 30 diantaranya sudah dibawa pulang keluarga,” kata Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo saat dihubungi, Sabtu (29/9).

Dedi menjelaskan, para korban yang berhasil ditemukan berada di sekitar pantai di Palu. Semantara yang disekitar reuntuhan bangunan belum terevakuasi lantaran minimnya alat berat.


Menurut Dedi, saat ini masyarakat kesulitan penerangan. "Tim evakuasi juga mengalami kesulitan untuk mengevakuasi korban meninggal dunia dan luka berat yang tertimpa reruntuhan. Termasuk delapan anggota Polri yang dinyatakan hilang,"ujarnya.

Kata Dedi, evakuasi akan dilanjutkan besok pagi. Polri telah menggelar sebanyak 300 personel. "Untuk membantu mempercepat jalannya evakuasi, satuan setingkat kompi (SSK) telah diberangkatkan dari Palu, Gorontalo dan Sulawesi Barat. Besok akan tiba di lokasi."

Menurut mantan Wakapolda Kalimantan Tengah ini, kondisi bencana di Donggala dan Palu, berbeda dengan Lombok. Pasalnya, seluruh jaringan listrik, air dan beberapa infrastuktur jalan rusak. Termasuk pelayanan rumah sakit yang ada di Palu lumpuh total.[dem]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya