Berita

Sutopo Purwo Nugroho/RMOL

Nusantara

BNPB Masih Sulit Dapat Informasi Terbaru Dari Donggala

SABTU, 29 SEPTEMBER 2018 | 15:33 WIB | LAPORAN:

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih kesulitan mendapatkan perkembangan terbaru hasil evakuasi di Donggala, Sulawesi Tengah.

Hal tersebut disebabkan rusaknya pendukung komunikasi sehingga mengganggu pengiriman data.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan tsunami yang terjadi disebabkan longsor di dasar laut berdampak pada Kabupaten Donggala, yang menyebabkan komunikasi lumpuh.


"Akibat listrik padam menyebabkan pendataan dan pelaporan dampak gempa dan tsunami tidak dapat dilakukan secara cepat dan biasanya," ungkapnya dalam jumpa pers di Kantor BNPB, di Jakarta, Sabtu (29/9).

Meskipun begitu, kata Sutopo, pihaknya terus berupaya mendapatkan informasi terbaru.

Di Kabupaten Donggala, kecamatan yang terkena dampak gempa yaitu Kecamatan Balaesang, Balaesang Tanjung, Banawa, Banawa Selatan, Banawa Tengah, Dampelas, Labuan, Sindue, Sindue Tobata, Sindue Tombusabora, Sirenja, Sojol, dan Tanantovea.

"Ini daerah-daerah yang diperkirakan mengalami kerusakan yang masif dan korban jiwa diperkirakan banyak di sana. Namun kita belum bisa mendapatkan akses laporan yang terjadi di sana karena lumpuh sehingga komunikasi sangat sulit, terbatas dan terputus," ungkap Sutopo. [lov]



    

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya