Berita

Meli Budiastuti/Net

Nusantara

Pemprov DKI Launching Pendaftaran Rumah DP 0 Rupiah Oktober Mendatang

JUMAT, 28 SEPTEMBER 2018 | 17:26 WIB | LAPORAN:

Lama tak ada kabar, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kini kembali melanjutkan dan menargetkam program rumah DP 0 Rupiah akan selesai padaJuli 2019.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan, Meli Budiastuti mengatakan program yang berlokasi di Pondok Klapa Village, Pondok Kelapa, Jakarta Timur saat ini masih dalam proses pembangunan.

"Untuk sementara ini Sarana Jaya akan menyiapkan di Pondok Klapa Village, 703 unit. Itu kemungkinan selesai sekitar bulan Juli 2019," kata Meli di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat (28/9)


Ia menambahkan, bila tidak ada hambatan program rumah DP 0 Rupiah ini akan secara resmi diluncurkan pada Oktober mendatang yang bisa diikuti pendaftaran oleh warga ibu kota.

"Nanti akan di-launching oleh Pak Gubernur untuk pendaftarannya. Insya Allah Oktober jadi launching, jadi tunggu saja," tambah Meli.

Adapun beberapa syarat harus dipersiapkan oleh warga DKI bila ingin mendaftar hunian rumah DP 0 Rupiah tersebut.

"Sambil menunggu itu (rumah jadi) pendaftarannya kita saring dulu, skoring karena kita punya sistem di situ, siapa-siapa yang memenuhi syarat. Nanti para pemohon yang sudah memenuhi syarat akan diterbitkan SK Gubernur," papar Meli.

Informasi yang dihimpun, syarat untuk mengikuti program rumah DP 0 Rupiah yakni pembeli wajib memilki Kartu Tanda Penduduk (KTP) DKI Jakarta, setelah itu harus berusia 21 tahun atau telah menikah dan belum memiliki rumah serta tidak pernah menerima subsidi pemerintah untuk kepemilikan rumah.

Setelah itu, penghasilan pembeli tidak boleh lebih dari Rp 7 juta per bulan serta harus memegang surat keterangan sebagai Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) serta harus memiliki NPWP. [fiq]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya