Berita

Marsekal Hadi/Net

Pertahanan

Panglima TNI: Pemilu 2019, Tidak Boleh Ada Fitnah Dan Perpecahan

KAMIS, 27 SEPTEMBER 2018 | 03:28 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pemilu serentak 2019 telah memasuki masa kampanye. Kampanye Pileg dan Pilpres kali ini terbilang panjang yaitu hingga awal April tahun depan.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjan mengatakan, dengan telah masuknya masa kampanye, salah satu upaya yang dilakukan oleh TNI adalah menggugah kesadaran masyarakat luas bahwa Pemilu adalah pesta demokrasi.

Demikian disampaikan Panglima TNI dalam sambutannya pada acara "Silaturahmi Panglima TNI dengan Veteran dan Wartawan Veteran" dalam rangka memperingati HUT ke 73 TNI Tahun 2018, di Gedung Balai Sudirman, Jl. Dr. Saharjo No. 268, Jakarta Selatan, Rabu (26/9).


Maksud Pemilu adalah pesta demokrasi, masyarakat harus bergembira dalam menentukan pilihan masing-masing.

"Rakyat bergembira dan menentukan pilihan terbaik sesuai dengan hati nuraninya," ujar Panglima TNI dalam keterangan Puspen TNI.

Panglima TNI juga mengimbau, dalam proses Pemilu, semua anak bangsa harus memperkuat persatuan dan kesatuan.

"Tidak boleh ada ujaran kebencian, fitnah, hasutan bahkan perpecahan sesama anak bangsa," tuturnya. [rus]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya