Berita

MRT/Net

Nusantara

Vandalisme Di MRT Akibat Lemahnya Pengawasan

RABU, 26 SEPTEMBER 2018 | 15:50 WIB | LAPORAN:

Aksi vandalisme yang terjadi di salah satu gerbong MRT Jakarta di Dipo Lebak Bulus menuai banyak kritikan, terlebih terhadap pengawasan.

Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Gembong Warsono mengatakan, aksi tersebut terjadi lantaran kurangnya pengawasan pemprov. Menurutnya, salah satu penyebab aksi tersebut karena Gubernur Anies Baswedan saat ini bekerja sendirian tanpa punya wakil.

"Ini soal pengawasan saja. Ini akibat apa, jangan-jangan karena Pak Anies kerja sendiri," kata Gembong di Gedung DPRD DKI, Rabu (26/9).


Dia menambahkan, aksi vandalisme secara tidak langsung juga mencoreng wajah pemerintahan Anies. Jika Pemprov DKI serius dalam melakukan pengawasan seharusnya vandalisme tidak sering terjadi.

"Pengawasannya nihil, barang di rumah kita sendiri. Apa salah kalau saya ngomong pengawasannya tidak ada. Barang di rumah kita sendiri dicoret orang, apa tidak malu-maluin itu," jelas Gembong.

Aksi coret-coret sendiri menimpa badan kereta nomor tiga di rangkaian kereta ke delapan (K1 1 18 45) MRT pada Jumat lalu (21/9). Dugaan sementara pelaku aksi dapat masuk ke lokasi dengan memanjat pagar. Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pengejaran dan menyelidiki kasus tersebut. [wah]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya