Berita

Teken MoU/Net

Nusantara

Demi Pemerintahan Baik, Pemprov Sumbar Gandeng Daekin University

RABU, 26 SEPTEMBER 2018 | 12:41 WIB | LAPORAN:

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat merupakan provinsi yang masuk dalam lima besar pemilik sistem pemerintahan yang baik di negeri ini.

Namun demikian, prestasi itu tidak membuat Sumbar berbangga hati. Sebab, meski berada di posisi yang baik, Sumbar tetap harus terus-menerus belajar dari daerah lain seperti, Jawa Timur dan Jawa Barat.

Untuk itu, Pemprov Sumbar mencoba melakukan loncatan kemajuan dengan menandatangani Letter of Intens (Loi) dan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Daekin University, Melbourne, Australia.


Kerjasama dengan universitas itu dilakukan lantaran Melbourne merupakan daerah yang memiliki sistem pemerintahan yang terbaik di Australia.

"Kalau kita hanya berpatokan ke daerah Jatim dan Jabar, tentu lompatan kemajuan hanya segitu, namun kalau langsung ke sumbernya, insya Allah lompatan kita bisa melampaui daerah lain,” ujar jelas Irwan Prayitno usai penandatangan MoU di Bussiness Center Deakin University di Melbourne, Australia, Rabu (26/9).

Irwan memastikan bahwa ilmu pemerintahan di Deakin University adalah yang terbaik di Australia. Selain itu, Sumbar juga bisa mempelajari ilmu lingkungan, karena pembangunan harus berwawasan lingkungan.

MoU ini difasilitasi oleh Ismet Fanani, Guru Besar Deakin Unversity asal Sumatera Barat. MoU ini didukung penuh oleh Kemendagri yang diwakili oleh Kepala Pusat Fasilitasi Kerja Sama, Nelson Simanjuntak.

Turut hadir mendampingi adalah Walikota Payokumbuah Reza Pahlevi, Kepala Bappeda Hansastri, Kepala DPM PTSP Maswar Dedi, Kepala Dinas Pariwisata Oni Yulfian, Kepala Biro Humas Jasman, Kepala Biro Kerja Sama Pembangunan dan Rantau Luhur Budianda dan staf terkait. [ian]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya