Berita

Arief Budiman/Net

Politik

KPU Izinkan Pasangan Capres Bawa Pendukung

SELASA, 18 SEPTEMBER 2018 | 18:59 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Komisi Pemilihan Umum (KPU) memastikan mekanisme penetapan nomor urut calon presiden (Capres) di Pilpres 2019 sama seperti penetapan nomor urut partai politik dalam Pileg 2019.

Ketua KPU RI Arief Budiman menjelaskan pihkanya tidak keberatan jika masing-masing pasangan calon membawa pendukung. Tapi harus menjaga proses pengambilan nomor urut berjalan tertib.

Arief juga mengimbau agar pasangan capres-cawapres tak terlalu beruforia membawa pendukung hingga sampai terjadi rawan.


"Sebetulnya membawa pendukung boleh-boleh saja, karena justru membangkitkan semangat lebih banyak orang untuk mau aktif terlibat dalam proses pemilu," ujar Arief Budiman di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (18/9).

Arief juga mengingatkan agar para pendukung pasangan capres-cawapres untuk tidak melakukan perbuatan atau sikap yang melanggar ketentuan peraturan perundangan. Misalnya, menghasut, menghina, mencemooh, kemudian merusak itu yang enggak boleh.

Menurutnya, keterlibatan makin banyak orang, itu memberi sinyal bahwa makin banyak orang mau terlibat dalam proses pemilu.

"Nanti di lantai 2 di ruang aula itu masing-masing pasangan calon diperkenankan bawa 50 pendukung, totalnya 100 orang. Kalau yang di bawah sekitar 100-120 ya," ujar Arief. [nes]


Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

UPDATE

Prabowo Ingin Tunjukkan RI Bukan Objek Perebutan Pengaruh Global

Senin, 01 Juni 2026 | 04:03

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

Delapan Gudang Kendaraan Bodong di Deli Serdang Digerebek, 135 Motor Disita

Senin, 01 Juni 2026 | 03:29

Kampung Rambutan Dipadati Penumpang Arus Balik Iduladha

Senin, 01 Juni 2026 | 03:19

Herdinata Tega Bunuh Temannya Gegara Handphone Diambil

Senin, 01 Juni 2026 | 03:09

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

Diplomasi Pertahanan Indonesia Lebih Antisipatif terhadap Ancaman Global

Senin, 01 Juni 2026 | 02:25

Agustus 1945: Ketika Jakarta Kota Tanpa Tuan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:14

Cegah Penyimpangan Seks, Yayasan Humaniora Nikahkan Pasangan Pemulung

Senin, 01 Juni 2026 | 01:47

46 Persen Anggota DPR Fraksi Gerindra Tak Patuh Lapor LHKPN

Senin, 01 Juni 2026 | 01:29

Selengkapnya