Berita

Hadi-Tito/RMOL

Pertahanan

PEMILU 2019

TNI-Polri Gelar Operasi Mantap Brata Selama 397 Hari

SELASA, 18 SEPTEMBER 2018 | 11:32 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

. TNI dan Polri menggelar apel perdana pengamanan Pemilihan Umum (Pileg dan Pilpres) 2019 dengan sandi operasi "Mantap Brata" yang digelar di Lapangan Silang Monumen Nasional, Jakarta, Selasa (18/9).

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyampaikan, pengamanan pemilu merupakan tantangan baru bagi sinergitas TNI dan Polri. Terlebih, menuju Pemilu 2019 juga diiringi dengan berbagai agenda besar seperti sidang International Monetary Fund (IMF) dan Pengamanan Natal Tahun Baru.

"Kunci dari keberhasilan itu adalah soliditas dan sinergitas, saya dan Kapolri sangat bangga dengan kalian semua telah menunjukkan soliditas dan sinergitas di lapangan," kata Hadi.


Dia menuturkan, TNI dan Polri berkoordinasi dalam komando operasional mengamankan pemilu. Dengan koordinasi itu, maka Hadi menyatakan akan meningkatkan kinerja bersama TNI dan Polri.

"Mari kita laksanakan amanah rakyat ini dalam rangka pengamanan penyelenggaraan pemilu 2019," ujarnya pada para prajuritnya.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian mengatakan, kompetisi dalam Pemilu akan terjadi di tingkat nasional sampai di daerah dengan adanya pilpres dan pileg. Maka, kerawanannya pun akan terjadi di tingkat nasional hingga daerah.

Partai politik, kata Tito akan mati-matian bertarung demi suara. "Keadaaan ini kita waspadai bersama," ucap Tito.

Operasi Mantap Brata akan berlangsung selama 397 hari dimulai hari Kamis 20 September 2019. Tito mengatakan, operasi tersebut digelar selama lebih dari satu tahun karena tahapan pemilu yang panjang. Sehingga, Polri dan TNI juga harus siap mengawal proses tersebut hingga tuntas. [rus]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya