Berita

Mukhamad Misbakhun/Net

Politik

Relawan Jokowi Dibekali Jurus Penangkis Isu Ekonomi

SABTU, 15 SEPTEMBER 2018 | 06:54 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Presiden Joko Widodo mengusulkan berbagai program kerakyatan dalam RAPBN 2019. Fokusnya adalah memutus lingkaran setan kemiskinan akibat akses pendidikan dan sarana kesehatan yang buruk.

"Subsidi yang mubazir dihapus untuk dialokasikan membangun Indonesia jauh lebih baik. Pemerintahan Pak Jokowi terus menaikkan taraf hidup rakyat," kata politikus Partai Golkar, Mukhamad Misbakhun yang membuka Rakernas Relawan Jokowi Bersatu (RJB) di Jakarta. Misbakhun langsung menyemangati dan menggembleng para relawan dengan isu-isu ekonomi.

Legislator Golkar yang dikenal gigih membela kebijakan Presiden Jokowi itu juga mengajak RJB aktif menangkis jurus "emak-emak" yang dipakai kubu Prabowo-Sandiaga. Sebab, seringkali serangan menggunakan jusur "emak-emak" tidak berdasar data.


Misbakhun mencontohkan para emak-emak di kubu Prabowo-Sandi yang mengeluhkan kenaikan harga. Padahal, katanya, sampai saat ini inflasi tetap terkendali.

"Data yang dipakai untuk jusur emak-emak itu tak berdasar. Silakan, bisa dicek di TPID (tim pengendalian inflasi daerah)," ujar anggota Komisi Keuangan DPR RI itu di Jakarta (Jumat, 14/9)

Selain itu, Misbakhun juga membekali para relawan tentang cara menangkis tudingan soal pemerintahan Jokowi gemar berutang. Menurutnya, utang merupakan keniscayaan meski pemerintah sebenarnya tak menginginkannya.

Hanya saja, kata Misbakhun, pemerintahan Presiden Jokowi menggunakan utang untuk hal-hal produktif. Misalnya, menggencarkan pembangun infrastruktur bandara, jalan, hingga bendungan.

"Sehingga infrastruktur hadir, roda ekonomi akan berkembang. Yang bisa menyelesaikan infrastruktur kusut adalah Jokowi dengan program kerja cepat," katanya.

Sedangkan Ketua Umum RJB, Silvia Devi Soembarto mengatakan, organisasi relawan pimpinannya resmi dideklarasikan pada 10 Maret 2018. Menurutnya, RJB merupakan fusi dari 69 organ relawan pendukung Jokowi sebagai calon presiden pada Pilpres 2014.

"Sampai saat ini RJB sudah memiliki kepengurusan sidah terbentuk di 21 provinsi dan 174 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Bahkan di luar negeri pun sudah terbentuk, yakni RJB Korea Selatan," tuturnya

Silvia menegaskan, RJB berkomitmen menyosialisasikan berbagai kinerja positif Jokowi. Selain itu, RJB juga akan terus mengawal upaya menjaring dukungan bagi Jokowi-Ma'ruf. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya