Berita

Kapolda Jatim/Net

Pertahanan

Irjen Luki: Tugas Saya Ciptakan Kondusifitas Jatim Di Tahun Politik

KAMIS, 13 SEPTEMBER 2018 | 07:30 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Pengamanan di tahun politik di mana agenda pemilu Legislatif (Pileg) dan pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 akan berlangsung serentak menjadi agenda prioritas Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Kapolda Jawa Timur, Irjen Luki Hermawan menyatakan dimasa kepemimpinannya ke depan akan fokus pada agenda pesta demokrasi 2019.

Adapun program kerja 100 hari Kapolda Jatim ialah melakukan langkah preventif pengamanan dan penguatan di segala sektor Polres jajaran untuk menciptakan suasana kondusifitas keamanan khususnya di wilayah Jawa Timur.


Apalagi, sesuai program prioritas dari Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian yakni menjadikan Kepolisian Promoter (Profesional, Modern dan Terpercaya) untuk menjaga Kambtibamas selama berlangsungnya pesta demokrasi di Indonesia.

"Pada 2018 hingga 2019 ini adalah tahun politik ini menjadi prioritas Saya membangun dan menciptakan situasi yang kondusif di Jawa Timur," ucap dia seperti dilansir Kantor Berita RMOLJatim, Kamis (13/9).

Luki meminta dukungan kepada seluruh lapisan masyarakat, umaro dan ulama hingga sinergitas dengan awak media menciptakan dan bagaimana memberitakan agar bermanfaat untuk seluruh masyarakat.

"Semoga bisa mengangkat dan mendukung program Polda Jatim sehingga kami bisa bekerja dengan enak dan nyaman," ungkapnya.

Jadi pada prinsipnya, sambung Luki, pihaknya akan meneruskan program yang sudah dikerjakan oleh Kapolda pendahulu yaitu Irjen Pol Machfud Arifin.

"Kapolda dulu sangat baik menjalankan Kamtibmas di Jatim dan saya akan terus melanjutkan program dari Pak Machfud," ujarnya. [jto]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya