Berita

Trump dan Meliana/BBC

Dunia

Peringatan 17 Tahun 9/11, Trump: Masa Depan AS Tidak Ditulis Oleh Musuh

RABU, 12 SEPTEMBER 2018 | 10:09 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan First Lady Meliana Trump menghadiri peringatan 17 tahun peristiwa serangan 11 September atau yang dikenal dengan istilah 9/11 di Pennsylvania, Amerika Serikat.

"Masa depan Amerika tidak ditulis oleh musuh kami. Masa depan Amerika ditulis oleh pahlawan kami," kata Trump dalam pidatonya (Selasa,11/9).

Trump berbicara di Menara Peringatan setinggi 28 meter yang baru diresmikan. Menara itu memiliki 40 lonceng angin.


"Selama monumen ini berdiri, selama peringatan ini bertahan, para patriot pemberani akan bangkit di jam-jam kebutuhan Amerika dan mereka juga akan melawan," tegas Trump.

Serangan 9/11 terjadi pada 11 September 2001, para pembajak menerbangkan pesawat ke World Trade Center di New York City, dan Pentagon di Arlington, Virginia Amerika Serikat.

Pesawat lain, United Airlines Penerbangan 93, jatuh di lapangan di Shanksville, Pennsylvania.

Dipercaya bahwa para pembajak berencana membidikkan pesawat itu ke Kongres AS atau Gedung Putih di Washington DC sebelum jatuh dan menewaskan 40 orang di dalamnya.

Dalam rekaman suara kokpit saat itu, diketahui bahwa pembajak mengambil alih kendali dan penumpang berupaya bertempur menghentikan para pembajak.

Trump memuji keberanian luar biasa para penumpang yang berupaya menghalangi langkah para pembajak di pesawat itu.

"Sekelompok patriot pemberani mengubah arus musuh bangsa kita dan bergabung dengan pangkat abadi pahlawan Amerika," katanya.

Upacara peringatan 17 tahun 9/11 juga diadakan di New York City, 9/11 Memorial plaza di situs World Trade Center. [mel]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya