Berita

Serangan di Pantai Gaza/Press TV

Dunia

Israel Tembaki Kapal Palestina Di Pantai Gaza

SELASA, 11 SEPTEMBER 2018 | 12:14 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Angkatan Laut Israel menembaki sekelompok kapal nelayan Palestina yang berlayar dari pantai Gaza untuk mengakhiri pengepungan selama bertahun-tahun di daerah kantong pantai.

Insiden itu terjadi pada hari Senin (10/9). Pada saat itu, sekitar 55 kapal berlayar dari pelabuhan Gaza di Jalur Gaza utara dan menuju ke titik terdekat dari perbatasan laut dengan wilayah yang diduduki untuk menantang blokade Israel.

Belum ada laporan tentang korban jiwa akibat serangan itu.


Bukan hanya itu, puluhan warga Palestina juga bentrok dengan pasukan Israel di pantai Gaza, yang mendorong pasukan rezim Tel Aviv untuk menembakkan rentetan gas air mata untuk membubarkan warga Palestina.

Dikabarkan Press TV, Kementerian Kesehatan Palestina melaporkan bahwa setidaknya 49 orang Palestina menderita luka tembak dan masalah pernapasan akibat bentrok itu.

Di antara mereka yang terluka adalah reporter Palestina, Atieh Hejazi yang meliput acara untuk jaringan berita televisi Al Alam berbahasa Arab Iran.

Diketahui bahwa Jalur Gaza telah berada di bawah pengepungan Israel sejak 2007. Hal itu menyebabkan penurunan standar hidup serta tingkat pengangguran dan kemiskinan yang belum pernah terjadi sebelumnya. [mel]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya