Berita

Jokowi/Net

Politik

Celah Ini Bisa Kalahkan Jokowi-Ma'ruf Amin

SELASA, 11 SEPTEMBER 2018 | 11:11 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

. Koalisi Indonesia Kerja diketahui diisi oleh beberapa partai besar, yang memadai infrastruktur politiknya.

Koalisi ini tengah mengusung Jokowi Widodo-Ma'ruf Amin sebagai pasangan calon presidn dan wakil presiden.

Pengamat politik Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Maxi Egeten, mengatakan, pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin berpeluang kalah di beberapa daerah, yang menjadi basis lawan politik di Pilpres 2019,


"Walaupun koalisi raksasa, namun jika tidak bekerja maksimal, maka sangat juga berpeluang kalah," tandasnya seperti dilansir Kantor Berita RMOLSumsel, Selasa (11/9).

Ia menegaskan, Jokowi bisa menutup potensi kekalahan itu dengan menguatkan beberapa kota dan provinsi besar di Indonesia.

"Antara lain di Makassar yang gubernurnya menjadi bagian dari PDIP. Serta tentu Sulawesi Utara (Sulut), walaupun tidak terlalu banyak pemilih, namun akan sangat menguntungkan Jokowi-Ma'aruf," tutupnya. [jto]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya