Berita

Foto: BBC

Dunia

Belasan Penumpang Sakit, Pesawat Emirates Ini Dikarantina Di New York

KAMIS, 06 SEPTEMBER 2018 | 07:56 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebuah pesawat milik maskapai penerbangan Emirates terpaksa dikarantina di Amerika Serikat setelah belasan penumpangnya ditemukan sakit.

Pesawat itu berisi 521 penumpang yang bepergian dari Dubai ke New York pada Rabu (5/9).

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat, dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa awalnya ada sekitar ada 100 orang termasuk beberapa awak telah mengeluh sakit.


Kendaraan darurat itu terlihat di landasan ketika pesawat mendarat.

"Sekitar 100 penumpang, termasuk beberapa awak di penerbangan, mengeluh sakit termasuk batuk, demam, dan gejala penyakit pencernaan," kata CDC dalam sebuah pernyataan seperti dimuat BBC.

Namun setelah evaluasi kesehatan pada semua orang di pesawat, hanya 11 orang yang kemudian dirawat untuk pengobatan lebih lanjut.

"Penumpang yang telah dievaluasi dan dibebaskan (harus) menghubungi penyedia dan departemen kesehatan mereka jika mereka mengembangkan gejala apa pun," saran badan kesehatan tersebut,

Segera setelah itu, maskapai penerbangan Emirates membuat cuitan di Twitter bahwa penumpang yang sakit sedang dirawat dan mereka yang tidak terpengaruh akan diizinkan meninggalkan pesawat.

Sementara itu seorang juru bicara walikota New York, Bill de Blasio, mengatakan bahwa sebagian penumpang baru saja melaksanakan ibadah haji di Arab Saudi yang saat ini diketahui mengalami wabah flu. [mel]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya