Berita

Suhariyanto/net

Politik

Rantai Pasokan Bahan Pangan Mesti Dipantau Ketat

RABU, 05 SEPTEMBER 2018 | 20:36 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah perlu mewaspadai dan memantau rantai pasokan bahan pangan.


Meski terjadi deflasi di bulan Agustus, namun secara tahunan tetap inflasi. Apalagi, pemerintah menargetkan besaran inflasi tahun ini 3,5 persen plus minus 1 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suhariyanto, mengatakan data BPS bulan Agustus lalu menunjukkan deflasi 0,05 persen dibandingkan bulan sebelumnya atau month-to-month (mtm). Sementara secara tahunan atau year-on-year (yoy) inflasi 3,20 persen. Dengan begitu secara tahun kalender berjalan (ytd) atau selama Januari-Agustus 2018, inflasi tercatat sebesar 2,31 persen.
                                                                                                                                         Angka deflasi Agustus dipengaruhi penurunan harga telur ayam, bawang merah dan tarif angkutan udara. Walau pemerintah mengklaim stok bahan pangan stabil atau berlebih, tetap akan timbul kelangkaan dan kenaikan harga jika distribusinya tak diperhatikan. Bila pemerintah menginginkan inflasi tahun ini di kisaran target 2,5-4,5 persen, komoditas pangan harus benar-benar dikawal.
                                                                                                                                         Angka deflasi Agustus dipengaruhi penurunan harga telur ayam, bawang merah dan tarif angkutan udara. Walau pemerintah mengklaim stok bahan pangan stabil atau berlebih, tetap akan timbul kelangkaan dan kenaikan harga jika distribusinya tak diperhatikan. Bila pemerintah menginginkan inflasi tahun ini di kisaran target 2,5-4,5 persen, komoditas pangan harus benar-benar dikawal.

"Perlu dimonitor dari waktu ke waktu," ujar Suhariyanto, dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Rabu (5/9).

Rantai distribusi jadi bagian penting penyebab fluktuasi harga dalam tata niaga pangan Indonesia.

Sementara itu, Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, kerap menyampaikan rencana pemerintah menyederhanakan rantai pasokan komoditas bahan pangan untuk menghindari manipulasi harga di tingkat perantara maupun distributor. Ia juga menindak tegas importir nakal yang menimbun stok bahan pangan. Contohnya dilakukan terhadap tiga tersangka pelaku penimbunan 182 ton bawang putih di Marunda, Jakarta, Mei lalu. Izin impor ketiganya langsung dicabut.

Untuk memastikan tidak ada penimbunan, Kementerian Pertanian telah membentuk Satgas Pangan sampai ke tingkat Polres sehingga dapat menjangkau setiap wilayah. [ald]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

KH Sholeh Darat Diusulkan jadi Pahlawan Nasional

Senin, 30 Maret 2026 | 05:59

Pentingnya Disiplin Informasi dalam KUHP Baru

Senin, 30 Maret 2026 | 05:43

Dikenal Warga sebagai Orang Baik, Pegawai Ayam Geprek Ditemukan Tewas

Senin, 30 Maret 2026 | 05:16

Aburizal Bakrie Kenang Juwono Sudarsono sebagai Putra Terbaik Bangsa

Senin, 30 Maret 2026 | 04:57

Mitra MBG Jangan Coba-coba Markup Harga Bahan Baku

Senin, 30 Maret 2026 | 04:40

Ikrar Setia ke NKRI

Senin, 30 Maret 2026 | 04:23

Pertamina Fasilitasi Pemudik Balik ke Jakarta dengan Lancar

Senin, 30 Maret 2026 | 03:59

Merajut Hubungan Sipil-Militer

Senin, 30 Maret 2026 | 03:50

Hadapi Bulgaria, Timnas Indonesia Bakal Tertolong Dukungan Suporter

Senin, 30 Maret 2026 | 03:27

BGN Dorong Penguatan Ekosistem Peternakan Demi Serap Lapangan Kerja

Senin, 30 Maret 2026 | 02:59

Selengkapnya