Berita

Dedi Prasetyo/RMOL

Pertahanan

Didesak Usut Intimidasi UAS, Polri: Dasarnya Apa?

SELASA, 04 SEPTEMBER 2018 | 19:56 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Banyak pihak meminta agar Polri melakukan penyelidikan terhadap dugaan intimidasi yang dialami oleh pendakwah Ustaz Abdul Somad (UAS). Namun, korps Bhayangkara itu tak bisa jalan selama belum adanya laporan.

"Dasarnya apa kita? Belum ada laporan," kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (4/9).

Karena, kata Dedi, kasus dugaan intimidasi UAS ini merupkan delik aduan. Kalaupun ada pihak yang mengatakan polisi bisa berangkat dari cuitan UAS pada akun Twitternya, mantan Wakapolda Kalimantan Tengah ini meluruskan persepsi masyarakat .


"Kalau cuitan kan belum merasa dirugikan secara resmi. Kalau misalnya dari tindakan seseorang atau kelompok, Ustaz Abdul Somad merasa dirugikan secara pribadi nah boleh, baru melapor," urainya.

Polri, tegas dia, tentu akan melakukan penyelidikan guna menemukan apakah ada unsur perbuatan melawan hukum yang dilakukan perorangan atau kelompok tertentu jika UAS bersedia melapor.

"Belum ada laporan, sekarang ini kita menunggu laporan Ustaz Abdul Somad," ungkap Dedi.

Polisi, kata Dedi menjamin bakal memproses jika Abdul Somad bersedia membuat laporan.  "Pasti, Polisi akan melaksanakan aksi," demikian Dedi. [fiq]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya