Berita

Presiden Argentina/BBC

Global

Penghematan, Presiden Argentina Pangkas Jumlah Kementerian

SELASA, 04 SEPTEMBER 2018 | 07:47 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Argentina Mauricio Macri memutuskan untuk merampingkan kabinetnya dengan menutup sejumlah kementerian atau menggabungkan beberapa kementerian.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya penghematan negara dalam menghadapi situasi darurat yang diciptakan oleh krisis mata uang Argentina.

Dalam pidato yang disiarkan televisi nasional Argentina awal pekan ini, Macri mengatakan bahwa Argentina tidak dapat terus membelanjakan lebih dari yang diperoleh.


Belum jelas kementerian mana yang akan ditutup atau digabung.

Dikabarkan BBC, langkah lain yang juga akan dilakukan oleh pemerintah Argentina adalah dengan meningkatkan pajak ekspor beberapa biji-bijian dan produk lainnya.

Argentina sendiri diketahui adalah eksportir tepung kedelai dan minyak kedelai terbesar dan juga merupakan produsen besar jagung, gandum dan kedelai mentah.

Menteri Keuangan, Nicolas Dujovne, mengumumkan langkah-langkah untuk memotong defisit anggaran negara tahun depan dalam upaya untuk menghentikan penurunan nilai tukar peso Argentina.

Langkah penghematan yang dilakukan diharapkan akan mampu mengurangi defisit ke nol pada tahun 2019. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

UPDATE

Investasi Jakarta Tertinggi Nasional, Tumbuh 22,1 Persen

Rabu, 04 November 2026 | 00:34

Pemerintah Optimis Polri Bakal Bongkar Aktor Intelektual Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 00:20

Geledah Pukul 03.20

Rabu, 04 November 2026 | 00:04

Peduli Karhutla, PKSS Salurkan Ribuan Masker dan Susu Steril

Selasa, 03 November 2026 | 23:43

Listyo Sigit Cs Salah Pilih Lawan, Akhirnya Masuk Penjara

Selasa, 03 November 2026 | 23:22

WNA China Praperadilkan BNN di PN Jaktim terkait Narkoba

Selasa, 03 November 2026 | 23:00

Ditanya soal Gibran Ikut Disadap, Yusril: Wallahu A'lam bish-Shawab

Selasa, 03 November 2026 | 22:45

TEI 2026 jadi Pintu Ekspor Produk Sawit dan Pangan Indonesia

Selasa, 03 November 2026 | 22:32

Ini Kronologi Penyadapan Prabowo oleh Listyo Sigit Dkk

Selasa, 03 November 2026 | 22:29

Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin BUMN dengan Nilai Integritas dan Nasionalisme

Selasa, 03 November 2026 | 22:13

Selengkapnya