Berita

Pasca kebakaran di Museum Nasional Brasil/AFP

Dunia

Museum Nasional Brasil Kebakaran Karena Kurang Perhatian Pemerintah

SELASA, 04 SEPTEMBER 2018 | 05:46 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Museum Nasional Brasil yang berusia 200 tahun hangus dilalap si jago merah pada Minggu malam kemarin (2/9). Jutaan koleksi antropologi dan sejarah yang tersimpan di museum itu pun ikut musnah.

Sejumlah pihak mengatakan bahwa kebakaran terjadi karena kurangnya perawatan museum akibat minimnya dana dari pemerintah.

"Kami tidak pernah mendapat dukungan yang memadai," kata wakil direktur Museum Nasional Brasil setelah kebakaran itu.


"Ini adalah kerugian yang tak ternilai bagi semua orang yang tertarik dengan peradaban," sambungnya seperti dimuat BBC.

Para ahli telah memperingatkan sejak beberapa tahun terakhir bahwa ada resiko kebakaran serius terhadap bangunan itu.

Sementara itu calon presiden Marina Silva mengkritik kurangnya investasi pemerintah pada Museum Nasional.

"Mengingat kesulitan keuangan dari Universitas Federal Rio de Janeiro dan semua universitas publik lainnya tiga tahun terakhir, ini adalah tragedi yang bisa dilihat datang," kata Silva yang adalah seorang politisi sayap kiri.

Kebakaran sendiri dimulai pada hari Minggu malam, setelah museum ditutup. Api berhasil dipadamkan beberapa jam kemudian. Namun sebagian besar koleksi museum hangus. Belum jelas apa yang menyebabkan terjadinya kebakaran. [mel]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya