Berita

Setyo Wasisto/Net

Pertahanan

Polisi Sarankan Ustad Somad Lapor Terkait Dugaan Intimidasi

SENIN, 03 SEPTEMBER 2018 | 15:29 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Ustaz Abdul Somad (UAS), pendakwah asal Pekanbaru, Riau, mengaku diintimidasi saat akan berceramah di beberapa daerah di Pulau Jawa. Dia terpaksa membatalkan agendanya itu lantaran tak mau membebani panitia.

Merespons hal tersebut, Polri menyarankan agar Ustaz Abdul Somad membuat laporan kepada polisi agar dugaan intimidasi itu bisa ditindaklanjuti, sehingga tidak menimbulkan spekulasi.

"Saya menilai beliau kan merasa diintimidasi, silakan lapor. Kalau dia tidak lapor maka polisi tidak akan menangani. Nanti kalau misalnya kita minta keterangan tapi beliau tidak datang, kita susah juga kan," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jakarta, Senin (3/9).


Polisi, kata Setyo, hingga saat ini belum mendapatkan laporan. Jika tidak adanya laporan, maka bisa saja ada spekulasi bahwa ancaman kepada Usta Abdul Somad datang dari orang-orang yang tidak senang dan bisa juga kelompok pro dengan dia yang kecewa lantaran tidak mau maju sebagai cawapres.

"Semua kemungkinan itu kan bisa saja ya," kata Setyo.

Sebelumnya, Uataz Somad melalui kicauan di akun Twitternya @ustadzabdulsomad, menyebut ancaman, intimidasi, pembatalan, dan lain-lain terhadap taushiyah di beberapa daerah seperti di Grobogan, Kudus, Jepara dan Semarang.

Lalu adanya beban panitia yang semakin berat dan kondisi psikologis jamaah dan Ustaz Somad sendiri.

"Maka, saya membatalkan beberapa janji di daerah Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta. [fiq]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya