Berita

Kim dan Trump/Net

Dunia

Trump: Korut Ada Di Bawah Tekanan China

KAMIS, 30 AGUSTUS 2018 | 13:39 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Amerika Serikat Donald Trup mengecam China karena dinilai telah merongrong upaya kerjasama yang tengah dijalin Washington dengan Pyongyang.

"Presiden Donald J. Trump merasa yakin bahwa Korea Utara berada di bawah tekanan luar biasa dari Tiongkok karena sengketa perdagangan utama kami dengan Pemerintah Tiongkok," kata Trump mengutip keterangan resmi Gedung Putih di akun Twitternya (Rabu, 29/8).

"Pada saat yang sama, kita juga tahu bahwa China menyediakan Korea Utara dengan bantuan yang dapat diandalkan, termasuk uang, bahan bakar, pupuk dan berbagai komoditas lainnya," sambungnya.

Meski begitu, dia meyakini bahwa hubunganya dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un tetap berada dalam kondisi baik.
Meski begitu, dia meyakini bahwa hubunganya dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un tetap berada dalam kondisi baik.

"Meskipun demikian, Presiden percaya bahwa hubungannya dengan Kim Jong Un adalah yang sangat baik dan hangat," kata Trump.

China diketahui merupakan satu-satunya sekutu penting Korea Utara. Negeri tirai bambu itu juga di sisi lain merupakan saingan strategis jangka panjang Washington yang paling kuat di kawasan itu.

Amerika Serikat dan China terlibat dalam pertempuran dagang karena satu sama lain telah mengenakan tarif atas barang impor. [mel]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya