Berita

Yaman/Net

Dunia

Koalisi Pimpinan Saudi Sanggah Laporan PBB Soal Yaman

KAMIS, 30 AGUSTUS 2018 | 09:41 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Koalisi negara-negara Arab yang berperang melawan kelompok Houthi di Yaman mengecam laporan terbaru yang dirilis oleh ahli hak asasi manusia PBB.

Laporan itu mengatakan bahwa pemboman yang dilakukan oleh koalisi pimpinan Arab Saudi tersebut telah menyebabkan jatuhan banyak korban sipil di Yaman. Hal itu meningkatkan kekhawatiran tentang misi koalisi di Yaman.

Namun koalisi pimpinan Saudi menolak laporan tersebut.


"Laporan itu memiliki beberapa kesalahan metodologis dan salah mengartikan fakta-fakta konflik, mengabaikan alasan sebenarnya untuk konflik yang merupakan kudeta dari milisi Houthi yang didukung Iran terhadap pemerintah yang sah di Yaman," kata sebuah pernyataan yang diterbitkan oleh kantor berita negara Saudi, SPA.

Namun laporan PBB juga menyebut bahwa Houthi juga pihak yang bersalah atas kejahatan perang. Houthi disebut telah membatasi akses untuk bantuan kemanusiaan dan mendisiplinkan tentara anak.

Diketahui bahwa Houthi, yang menguasai ibukota dan sebagian besar wilayah barat Yaman secara teratur menembakkan rudal ke Arab Saudi selatan dan kadang-kadang membidik sasaran bernilai lebih tinggi, seperti ibukota Riyadh atau fasilitas perusahaan minyak negara Aramco. [mel]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Tom Holland dan Zendaya Bakal Rehat Setelah Spider-Man Brand New Day

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:52

IAW: Ada Dugaan Intervensi Kasus Dedi Congor

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:51

Sidang Perdana Praperadilan Febrie Adriansyah Digelar 18 Agustus

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:42

Prabowo Tinjau Deretan Inovasi BRIN, dari Air Minum Darurat hingga Teknologi Nuklir

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:35

Komisi III DPR Minta Polisi Ungkap Pemasok Senpi di Yayasan Sekolah Jaksel

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:28

Partisipasi Bermakna di Black Box Regulasi Kesehatan

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:15

Amplop Berisi 14 Ribu Dolar Singapura Memang Dikembalikan, tapi Isinya Berkurang

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:02

Prabowo Tekankan Pentingnya Sains dan Teknologi bagi Masa Depan Bangsa

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:54

Isu Pergantian Kapolri Bisa Merugikan Presiden jika Tidak Hati-Hati

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:53

Food Station Masih Andalkan Laba Bersih dari PSO

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:30

Selengkapnya