Berita

Machar dan kiir/Reuters

Dunia

Sudan Selatan Selangkah Lebih Dekat Dengan Perdamaian

RABU, 29 AGUSTUS 2018 | 10:52 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemberontak Sudan Selatan yang dipimpin Riek Machar akan menandatangani perjanjian damai komprehensif terbaru dengan pemerintah akhir pekan ini. Hal tersebut akan terealiasai setelah adanya jaminan bahwa perjanjian pembagian kekuasaan yang diteken awal bulan ini akan dihormati.

Presiden Sudan Selatan, Salva Kiir dan Machar diketahui telah menandatangani perjanjian gencatan senjata dan pembagian kekuasaan awal bulan ini. Kesepakatan itu bertujuan untuk mengakhiri pertempuran yang pertama kali terjadi pada tahun 2013.

Kesepakatan ini dimaksudkan untuk mengakhiri perang sipil di Sudan Selatan yang merupakan negara termuda di Afrika. Sudan Selatan diketahui merupakan negara yang memilih memerdekakan diri dari Sudan.


Dalam kasus perselisihan politik pemerintah dan oposisi Sudan Selatan, Sudan muncul sebagai mediator untuk menengahi pembicaraan antara Kiir dan berbagai kelompok pemberontak.

Pasalnya, masalah di Sudan Selatan juga mengkhawatirkan bagi Sudan dan negara-negara lain di sekitarnya. Masalah yang terjadi di Sudan Selatan bisa berimbas pada banyaknya warga sipil yang melarikan diri ke negara tetangga. Hal itu tentu akan menyebabkan permasalahan baru.

"Negosiasi intensif dengan Dr. Riek Machar telah menyebabkan Dr. Riek Machar menyetujui untuk memulai perjanjian damai akhir besok lusa, pada hari Kamis, 30 Agustus," kata Menteri Luar Negeri Sudan Al-Dirdiri Mohamed dalam sebuah pernyataan seperti dimuat Reuters. [mel]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Sandy Rio Kuahaty Nakhodai GAMKI Jakut 2026-2029

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:26

Bawaslu Dorong Transformasi Digital dari Administrasi ke Pengawasan Berbasis Risiko

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:23

Kementerian HAM Perluas Akses Pendidikan Tak Hanya untuk ASN

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:14

Reformasi Kelistrikan Penting untuk Capai Ekonomi 8 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:01

Menkop Kukuhkan Yudi Azis sebagai Rektor IKOPIN Periode 2026–2031

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:44

Bahas Keamanan hingga Lapangan Kerja

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:42

Meracik Horor Komedi di Film Ghosthing, Ini Pandangan Peter Surya Wijaya

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:41

Tanggapi Survei Celios, Gibran Janji Kerja Lebih Baik

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:35

Mantan Pj Gubernur Sulsel Bantah Cawe-cawe Pengadaan Bibit Nanas

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:31

APBD DKI 2027 Diusulkan Rp82,89 Triliun, Naik 4,18 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:20

Selengkapnya