Berita

Macron dan Hulot/BBC

Dunia

Menteri Lingkungan Perancis Mengundurkan Diri Lewat Radio

RABU, 29 AGUSTUS 2018 | 07:18 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Menteri Lingkungan Perancis Nicolas Hulot mengundurkan diri dari jabatan yang diembannya awal pekan ini.

Namun, ada yang berbeda dari caranya mengundurkan diri. Dia mengumumkan pengunduran dirinya dalam sebuah siaran langsung di radio. Pengumuman itu bukan hanya mengejutkan warga Perancis, tetapi juga Presiden Perancis Emmanuel Macron.

Hulot yang merupakan mantan presenter TV dan aktivis itu mengatakan bahwa dirinya memilih berhenti setelah serangkaian kekecewaan dalam upaya untuk mengatasi perubahan iklim dan ancaman lingkungan lainnya.


Hulot mengatakan dia merasa "sendirian" di pemerintahan.

Dia mengatakan bahwa keputusan itu diambil sekita oleh Hulot ketika tengah siaran di radio dan bahkan istrinya pun tidak tahu.

"Saya akan mengambil keputusan paling sulit dalam hidup saya," kata menteri itu dalam wawancara di radio Perancis Inter.

"Saya mengambil keputusan untuk meninggalkan pemerintah," tambahnya seperti dimuat BBC.

Hulot mengatakan bahwa dia tidak mengatakan kepada Macron atau Perdana Menteri Edouard Philippe tentang keputusannya, karena dia yakin mereka akan mencoba menahannya.

Macron menanggapi berita itu dengan mengatakan dia menghormati keputusan Hulot.

Sementara itu juru bicara pemerintah Benjamin Griveaux mengatakan dia menyesali pengunduran diri Hulot.

"Saya tidak mengerti mengapa dia mengundurkan diri ketika kami memiliki banyak keberhasilan di tahun pertama yang menjadi kreditnya," katanya kepada BFM TV. [mel]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya