Berita

Puerto Rico pasca badai/BBC

Dunia

Puerto Rico Revisi Jumlah Korban Tewas Akibat Badai Maria 2017

RABU, 29 AGUSTUS 2018 | 06:52 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah Puerto Rico merevisi jumlah korban tewas akibat badai dahsyat Maria yang menyapu wilayah tersebut September 2017 lalu.

Korban tewas sebelumnya diperkirakan adalah sekitar 64 orang. Namun awal pekan ini, pemerinta Puerto Rico merevisinya menjadi hampir 50 kali lipat, yakni 2.975 orang.

Gubernur Ricardo Rossello mengatakan bahwa revisi itu dibuat setelah banyak temuan-temuan baru serta penyelidikan independen yang dilakukan.


"Saya memberi perintah untuk memperbarui jumlah resmi kematian menjadi 2.975," kata gubernur Ricardo Rossello pada konferensi pers (Selasa, 28/8).

"Meskipun ini adalah perkiraan, namun ini memiliki landasan ilmiah," tambahnya seperti dimuat BBC.

Pemerintah Puerto Rico diketahui menghadapi hampir satu tahun kritik karena tidak melaporkan jumlah korban sebenarnya dari badai Maria yang merupakan badai terkuat  yang menghantam kawasan itu dalam hampir 90 tahun terakhir.

Pemerintah sebelumnya mengakui jumlah korban tewas jauh lebih tinggi daripada angka resmi mereka 64.

Temuan terbaru itu dibuat dalam laporan oleh para peneliti dari George Washington University.

Laporan tersebut melacak jumlah kematian sejak Maria menghantam pulau itu pada September 2017 hingga pertengahan Februari tahun ini.

Hasilnya, ditemukan bahwa banyak orang meninggal akibat penyediaan layanan kesehatan yang buruk dan kurangnya listrik dan air bersih. Pemadaman listrik berulang juga menyebabkan peningkatan jumlah kematian akibat diabetes dan sepsis. [mel]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Tom Holland dan Zendaya Bakal Rehat Setelah Spider-Man Brand New Day

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:52

IAW: Ada Dugaan Intervensi Kasus Dedi Congor

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:51

Sidang Perdana Praperadilan Febrie Adriansyah Digelar 18 Agustus

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:42

Prabowo Tinjau Deretan Inovasi BRIN, dari Air Minum Darurat hingga Teknologi Nuklir

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:35

Komisi III DPR Minta Polisi Ungkap Pemasok Senpi di Yayasan Sekolah Jaksel

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:28

Partisipasi Bermakna di Black Box Regulasi Kesehatan

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:15

Amplop Berisi 14 Ribu Dolar Singapura Memang Dikembalikan, tapi Isinya Berkurang

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:02

Prabowo Tekankan Pentingnya Sains dan Teknologi bagi Masa Depan Bangsa

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:54

Isu Pergantian Kapolri Bisa Merugikan Presiden jika Tidak Hati-Hati

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:53

Food Station Masih Andalkan Laba Bersih dari PSO

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:30

Selengkapnya