Berita

Menteri Plan Senegal Emergent Syeikh Kante dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi/RMOL

Dunia

Menlu: Indonesia Siap Berbagi Pengalaman Dalam Konferensi Islam Internasional

SELASA, 28 AGUSTUS 2018 | 22:54 WIB | LAPORAN:

Konferensi Islam Internasional dan Kebijakan Ekonomi Islam akan digelar di Senegal, 13 September 2018 mendatang. Rencananya, sebanyak 2.000 ulama dari Senegal dan negara tetangga lainnya akan hadir.

"Indonesia menyambut baik dan siap untuk berbagi pengalaman dalam Konferensi Islam Internasional dan Kebijakan Ekonomi Islam Pertama di Senegal," ungkap Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi dalam pertemuannya dengan Menteri Plan Senegal Emergent Syeikh Kante di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) melalui keteragan tertulis yang diterima, Selasa (28/8).

Tujuan konferensi tersebut untuk mempromosikan nilai-nilai Islam moderat. Indonesia diundang sebab berpenduduk muslim terbesar, serta memiliki nilai-nilai Islam moderat yang melindungi hak-hak wanita, penuh toleransi dan kerja sama dalam mendukung pembangunan negara.


Selain itu di bidang ekonomi, Menlu Retno menyambut baik tawaran Menteri Kante agar Indonesia dapat berperan aktif dalam proyek-proyek di Senegal, khususnya pada bidang pertanian, infrastruktur, perumahan yang didasarkan pada equal partnership.

Guna meningkatkan hubungan bilateral kedua negara ini, rencananya Senegal akan membuka kembali Kedutaan Besar Senegal di Jakarta.

Berdasarkan data Kemlu yang diterima, hubungan kerja sama ekonomi kedua negara dalam lima tahun terakhir menunjukkan tren positif dengan rata-rata pertumbuhan mencapai 11,38 persen per tahun.

Sementara nilai perdagangan pada tahun 2017 Indonesia-Senegal berhasil mencapai nilai US$ 98,54 juta. Senegal merupakan mitra kerja untuk industri produk dan jasa strategis Indonesia antara lain pesawat karya PT Dirgantara Indonesia dan Kapal Laut buatan PT PAL Indonesia.

Selain bertemu dengan Menlu Retno, Menteri Kante juga dijadwalkan untuk bertemu dengan Menko Kemaritiman RI, Menteri Perindustrian RI, Kementerian Agama RI, PT WIKA, Eximbank Indonesia, MUI, dan Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerja Sama antar Agama dan Peradaban, pertemuan itu dilakukannya selama tiga hari atau 27-30 Agustus 2018. [lov]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya