Berita

Rusia/Net

Dunia

Putin: Rusia Bisa Pimpin Ekspor Batu Bara Global

SELASA, 28 AGUSTUS 2018 | 13:55 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan rencana untuk memperluas ekspor batubara negara di pasar global.

"Tahun lalu, perusahaan domestik mengekspor lebih dari 190 juta ton batu bara," kata Putin saat berbicara di depan Komisi tentang Strategi untuk Pengembangan Kompleks Bahan Bakar dan Energi dan Keselamatan Lingkungan pada Senin (27/8).

Dia menambahkan bahwa Rusia saat ini adalah eksportir ketiga terbesar di dunia.


"Kondisi pasar saat ini memberi Rusia peluang untuk memperluas kehadirannya di pasar dunia, menjunjung tinggi posisi itu dan meningkatkan pangsa ekspornya," sambungnya seperti dimuat Russia Today.

Dia menambahkan bahwa demi mencapai tujuan tersebut, semuanya tergantung pada penyelesaian seluruh rentang tugas penting, termasuk logistik.

"Rencana produsen pada peningkatan produksi harus dalam hubungan yang konstan dengan agenda pembangunan Kereta Api Rusia (RZD), serta dengan proyek investasi pelabuhan laut," kata Putin seraya menyoroti kebutuhan untuk menyediakan pendekatan yang kompleks untuk meningkatkan daya dukung rel kereta api negara.

Lebih lanjut Putin menyerukan bahwa saat ini yang dibutuhkan bukan hanya kebutuhan perusahaan-perusahaan batu bara yang akan ditangani, tetapi juga perusahaan-perusahaan juga mengirim muatan curah dan kargo cair.

Putin juga mendesak perusahaan-perusahaan bahan bakar dan energi domestik untuk memasuki pasar baru dan melakukan diversifikasi pasokan.

“Perusahaan energi Rusia mempertahankan posisi stabil di pasar luar negeri. Misalnya, volume ekspor gas alam memecahkan rekor tertinggi selama dua tahun berturut-turut,” jelas Putin.

"Selama beberapa tahun terakhir, pasar energi global telah menjadi terasa lebih kompetitif, sehingga sangat penting untuk secara efektif menggunakan keunggulan kompetitif kami, diversifikasi rute pasokan, masuk dan mengkonsolidasikan posisi di pasar baru," tukasnya. [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Ranny Arafiq Datangi Polda Bukan sebagai Anggota DPR

Minggu, 29 Maret 2026 | 20:11

Yusril Dapat Teror Usai Badko HMI Sumut Diskusi Kasus Penyiraman Air Keras

Minggu, 29 Maret 2026 | 19:28

Bagi SBY, Juwono Sudarsono Sosok di Balik Modernisasi Pertahanan RI

Minggu, 29 Maret 2026 | 19:13

Duh, 94.542 Penyelenggara Negara Belum Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 18:37

Bapera Klarifikasi Dugaan Pengeroyokan di Area Polda Metro Jaya

Minggu, 29 Maret 2026 | 18:06

Juwono Sudarsono Dimakamkan Secara Militer di TMP Kalibata

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:46

Anomali Lelang KPK: HP Oppo Rp59 Juta Tak Dilunasi Pemenang

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:26

Prabowo Bakal Bahas Isu Strategis dalam Lawatan ke Jepang

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:22

Stabilitas Pasokan dan Harga BBM Selama Mudik Dipuji Warganet

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:03

Gus Salam Serukan Hentikan Perang Iran-AS Demi Kemanusiaan

Minggu, 29 Maret 2026 | 16:39

Selengkapnya