Berita

Ilustrasi/Press TV

Dunia

Israel Segera Bangun Pemukiman Baru Di Jantung Yerusalem

SENIN, 27 AGUSTUS 2018 | 12:05 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Israel berencana memulai proyek pemukiman baru di jantung Yerusalem Timur yang diduduki al-Quds awal bulan November.

Menurut kabar yang dimuat kantor berita Ma'an Palestina, mengutip saluran berita berbahasa Ibrani, proyek yang diberi nama Nof Shmuel itu, direncanakan akan dibangun di lingkungan Palestina Beit Hanina pada awal November mendatang.

Aryeh Orange, seorang kandidat dari faksi politik Me'uchadim (Persatuan) sayap kanan yang mencalonkan diri untuk dewan kota, mengumumkan bahwa unit-unit perumahan baru tersebut hanya akan dijual kepada orang Yahudi.


Laporan tersebut, sebagaimana dikutip ulang Press TV, mengutip beberapa sumber yang tidak disebutkan namanya, lebih lanjut mengatakan bahwa sekitar 124 unit pemukim Israel telah disetujui untuk proyek tersebut, dari total 324 orang. Unit-unit perumahan dilaporkan akan dijual kepada kaum Yahudi ultra-ortodoks dengan harga lebih murah.

Untuk diketahui, sekitar 600.000 warga Israel tinggal di lebih dari 230 pemukiman ilegal yang dibangun sejak pendudukan Israel tahun 1967 dari wilayah Palestina di Tepi Barat dan Yerusalem Timur al-Quds.

Palestina sendiri menginginkan Tepi Barat sebagai bagian dari negara Palestina masa depan yang merdeka, dengan Yerusalem Timur al-Quds sebagai ibukotanya. [mel]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Bursa Asia Ambruk, Saham Teknologi Berguguran

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:30

Nasdaq Tertekan, Investor Wall Street Waspadai Inflasi AS

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:17

Bidik Pasar Modal, Dua BUMD DKI Konsultasikan Rencana IPO ke OJK

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:06

Delta Tunda Penerbangan ke Arab Saudi Usai Serangan Riyadh hingga 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:46

Logam Mulia Tertekan Dolar Jelang Rilis Inflasi Amerika Serikat

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:29

Pasar Eropa Hijau Didorong Saham Perbankan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:13

Drone Seeder Solusi Reklamasi Lahan Pascatambang, SOP Masih Digodok

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:56

Republik Konoha dan Krisis Ketiga

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:23

Olahan Sagu Inovasi TEP IPB University Ramaikan Festival Kali Maro IV Merauke

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:57

Ijazah bagi Kekuasaan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:27

Selengkapnya