Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

ISIS Klaim Serangan Di Pos Pemeriksaan Sinai

SENIN, 27 AGUSTUS 2018 | 10:02 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kelompok militan ISIS mengklaim bertanggungjawab atas serangan yang terjadi di sebuah pos pemeriksaan polisi Mesir di Sinai utara akhir pekan kemarin.

Serangan itu diketahui menyababkan 15 orang tewas dan luka. Tidak jelas berapa korban dari militan dan berapa korban dari pihak tentara.

Namun kantor berita negara Mesir MENA seperti dimuat Reuters, mengabarkan bahwa pasukan keamanan Mesir menggagalkan serangan terhadap pos pemeriksaan di barat kota al-Arish, dan menewaskan empat militan sementara yang lainnya melarikan diri.


Untuk diketahui, pasukan Mesir, yang didukung oleh polisi, sejak Februari tahun ini telah melakukan operasi besar yang menargetkan gerilyawan Islam di belakang gelombang serangan terhadap pasukan keamanan dan warga sipil. Ratusan orang yang diduga militan tewas atau tertangkap dalam operasi itu.

Media yang berafiliasi dengan ISIS, Amaq mengatakan bahwa ISIS menargetkan pos pemeriksaan Kilometer 17 di barat al-Arish, tanpa memberikan bukti atau rincian tentang berapa banyak yang terlibat.

Sementara itu MENA, mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya, mengatakan polisi Mesir menghadapi militan yang mencoba menyerbu pos pemeriksaan, empat orang militan tewas dan sebagian lainnya melarikan diri.

Kampanye militer tentara Mesir sendiri diketahui dimulai setelah Presiden Abdel-Fattah al-Sisi memerintahkan tentara dan pasukan keamanan untuk menumpas gerilyawan setelah orang-orang bersenjata membunuh ratusan jamaah di sebuah masjid di Sinai November lalu. [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Ranny Arafiq Datangi Polda Bukan sebagai Anggota DPR

Minggu, 29 Maret 2026 | 20:11

Yusril Dapat Teror Usai Badko HMI Sumut Diskusi Kasus Penyiraman Air Keras

Minggu, 29 Maret 2026 | 19:28

Bagi SBY, Juwono Sudarsono Sosok di Balik Modernisasi Pertahanan RI

Minggu, 29 Maret 2026 | 19:13

Duh, 94.542 Penyelenggara Negara Belum Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 18:37

Bapera Klarifikasi Dugaan Pengeroyokan di Area Polda Metro Jaya

Minggu, 29 Maret 2026 | 18:06

Juwono Sudarsono Dimakamkan Secara Militer di TMP Kalibata

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:46

Anomali Lelang KPK: HP Oppo Rp59 Juta Tak Dilunasi Pemenang

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:26

Prabowo Bakal Bahas Isu Strategis dalam Lawatan ke Jepang

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:22

Stabilitas Pasokan dan Harga BBM Selama Mudik Dipuji Warganet

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:03

Gus Salam Serukan Hentikan Perang Iran-AS Demi Kemanusiaan

Minggu, 29 Maret 2026 | 16:39

Selengkapnya