Berita

Foto: Istimewa

Dunia

400 WNI Rayakan Idul Adha Di KBRI Seoul

RABU, 22 AGUSTUS 2018 | 10:13 WIB | LAPORAN:

Sebanyak 400 Warga Negara Indonesia (WNI) di Korea Selatan merayakan hari raya Idul Adha dengan khusyuk. Ibadah ini dilaksanakan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Seoul.

Wakil Kepala Perwakilan RI- Seoul Siti Sofia Sudarma mengungkapkan, momentum Idul Adha ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus sebagai wadah untuk membantu sesama WNI termasuk warga di Lombok yang terkena bencana.

“Di Hari Raya Iedul Adha kali ini, selain kita saling berbagi dan saling memaafkan, marilah kita membantu saudara-saudara kita di Lombok yang terkena bencana alam dalam beberapa minggu terakhir. Bantuan apapun termasuk barang layak pakai akan sangat bermanfaat bagi korban bencana di Nusa Tenggara Barat," tegas Siti Sofia melalui keterangan tertulis yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (22/8).


Sementara itu, salah satu mahasiswa Pascasarjana asal WNI di universitas Daejon, Rohib menyampaikan acara seperti ini sangat baik untuk menjalin silaturahmi antar sesama WNI di Korsel.

“Saya sengaja datang jauh-jauh dari Daejon, sekitar 120 KM dari Kota Seoul, untuk menunaikan ibadah Sholat Iedul Adha. Ini ajang silaturahmi yang sangat baik yang dibuat oleh KBRI Seoul dan warga Indonesia. Bisa makan opor ayam, lontong dan sambal goreng kentang. Menu wajib Indonesia”, ujar Rohib

Umat Muslim di berbagai pelosok di Korsel melaksanakan Salat Idul Adhanya pada Selasa, (21/8). Selain di KBRI Seoul, masjid-masjid yang dikelola WNI juga melaksanakan shalat Iedul adha.

Untuk diketahui, Korsel dikenal sebagai negara yang sangat terbuka terhadap agama lain termasuk Islam. Dari sekitar 51 juta penduduk Korsel, penganut Agama Islam hanya berjumlah 35 ribu orang saja. Separuh dari penduduk memilih untuk tidak menganut agama apapun. 19,7 persen menganut agama Kristen, 15,5 persen beragama Budha dan 7,9 persen beragama Katolik. [mel]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya