Berita

Foto/Net

Olahraga

Sri Wahyuni Setor Perak

Angkat Besi
SELASA, 21 AGUSTUS 2018 | 09:26 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Sri Wahyuni sukses menyum­bangkan medali perak dari ca­bang olahraga angkat besi Asian Games 2018 di kelas 48 kg.

Berlaga di JIEExpo, Kemayoran, kemarin, Sri yang diharap­kan meraih emas hanya mampu mencapai total angkatan 195 kg. Dia kalah dari lifter Korea Utara, Ri Song Gum yang akh­irnya meraih emas dengan total angkatan 199 kg.

Sri meraih perak setelah melakukan angkatan snatch 88 kg dan 102 kg clean and jerk. medali perunggu direbut lifter Thailand, Sukcharoen Thunya dengan angkatan 189 kg.


Di nomor snatch, Sri sempat gagal melakukan angkatan untuk berat 88 kg. Dia baru berhasil pada angkatan kedua. Sementara Ri Song Gum yang berupaya melakukan angkatan seberat 90 kg, tapi gagal.

Sri sebenarnya sempat memimpin untuk angkatan snacth usai dengan angkatan terbaik 88 kg. Sementara Ri Song Gum berada di urutan kedua dengan angkatan 87 kg.

Pada angkatan pertama clean and jerk, Sri Wahyuni sukses menaklukkan beban seberat 107 kg. Namun, Song Gum melewati melesat usai mengangkat beban seberat 112 kg.

Sri berusaha mengejar lewat angkatan yang sama, tapi gagal dalam dua kali percobaan.

Di cabor gulat, tuan rumah, Indonesia belum beruntung. Empat atlet gulat putrinya di nomor gaya bebas tersingkir saat berlaga Arena

Assembly Hall, JCC Jakarta, kemarin. Keempat pegulat putri itu masing-masing Dewi Ulfah di kelas 53 kg kalah saat melawan Ti Ha Phuong Pham (Vietnam) di babak perdelapan final.

Kemudian Mutiara Ayuningtias yang berlaga di kelas 57 kg juga harus mengakui keung­gulan Nabira Esenbaeva asal Uzbekistan.

Nasib serupa dialami Dewi Atiya yang takluk dari Ayaulym Kassymova (Kazakhstan) di kelas 62 kg, serta Eka Setiawati yang tinggal selangkah masuk zona medali dihentikan Yuki Irie (Jepang) pada babak perempat final kelas 50 kg.

Pelatih gulat Indonesia Fathur Rahman yang ditemui di sela pertandingan mengakui bahwa atlet-atletnya kalah kualitas dibandingkan lawan dan secara khusus memang tidak menar­getkan apa pun di Asian Games kali ini.

"Kalau putri memang masih belum dan jauh dibanding­kan negara-negara lain. Target dari putri tidak ada medali. Harapannya ada di putra," kata Fathur.

Sementara, para pegulat putri juga memilih tidak berko­mentar usai bertanding dan langsung masuk ke ruang ganti atlet. ***

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya